Rod Stewart Batal Manggung di Las Vegas: Suara Bermasalah Akibat Infeksi Sinus
Baca dalam 60 detik
- Sir Rod Stewart membatalkan dua konser di Las Vegas pada menit-menit terakhir karena dokter memerintahkan istirahat vokal untuk pemulihan infeksi sinus.
- Pembatalan terjadi hanya beberapa jam sebelum panggung, memicu kekecewaan penggemar yang sudah bersiap menonton di The Colosseum Caesars Palace.
- Penyanyi 81 tahun itu dipastikan akan kembali manggung mulai 2 Juni, sementara ia tetap menegaskan belum pensiun dari dunia hiburan.

Sir Rod Stewart terpaksa membatalkan dua pertunjukan di Las Vegas pada menit-menit terakhir setelah dokter memerintahkan istirahat vokal total akibat infeksi sinus yang dideritanya. Keputusan mendadak ini membuat ratusan penggemar yang sudah bersiap di lokasi harus mengurungkan niat menyaksikan aksi panggung sang legenda rock asal Inggris.
Dua konser yang dijadwalkan pada 29 dan 30 Mei di The Colosseum, Caesars Palace, batal hanya beberapa jam sebelum tirai dibuka. Perwakilan penyanyi berusia 81 tahun itu mengonfirmasi bahwa pembatalan dilakukan atas saran medis, namun Rod dijadwalkan kembali tampil mulai 2 Juni. Dalam pernyataannya, Rod meminta maaf kepada para penggemar dan menjelaskan bahwa ia sedang dalam masa pemulihan suara.
Kabar ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena Rod dikenal memiliki jadwal padat di usianya yang sudah kepala delapan. Ia masih aktif dalam residensi Las Vegas dan tur musim panas. Pembatalan mendadak ini juga memicu perdebatan di media sosial, dengan beberapa penggemar menerima notifikasi kurang dari dua jam sebelum pertunjukan dimulai. Seorang pengguna X mengeluhkan pemberitahuan pukul 17.48 untuk acara yang seharusnya dimulai pukul 19.30.
Rod Stewart bukanlah sosok yang mudah menyerah pada usia. Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan tidak berniat pensiun meski mengurangi skala tur dunia. Tahun lalu, ia mengklarifikasi bahwa pengumuman "tur perpisahan" yang sempat ramai bukan berarti ia berhenti total dari panggung. "Ini adalah akhir dari tur dunia skala besar, tapi saya tidak punya keinginan untuk pensiun. Saya mencintai apa yang saya lakukan," ujarnya dalam pernyataan di media sosial.
Kebugaran fisik menjadi kunci utama Rod dalam mempertahankan karier. Dalam wawancara dengan AARP tahun lalu, ia mengungkapkan rutinitas latihan ketat yang mencakup renang, lari cepat, dan latihan kekuatan. "Saya menjaga diri tetap bugar. Saya bermain sepak bola sepanjang hidup, meski sekarang sudah tidak banyak karena operasi lutut. Saya punya pelatih yang sama selama 38 tahun," katanya. Salah satu latihan uniknya adalah menyelam ke kolam untuk mendorong batu bata ke ujung kolam.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini mungkin terasa jauh, namun tetap relevan mengingat popularitas Rod Stewart yang lintas generasi. Lagu-lagunya seperti "Maggie May", "Sailing", dan "Da Ya Think I'm Sexy?" masih sering diputar di stasiun radio dan platform streaming Tanah Air. Pembatalan konser mendadak seperti ini juga menjadi pengingat akan risiko kesehatan yang dihadapi musisi senior, terutama saat menjalani jadwal padat di usia lanjut.
Ke depan, publik akan menantikan apakah Rod benar-benar bisa kembali ke panggung pada 2 Juni tanpa kendala. Pertanyaan yang mengemuka: mampukah ia mempertahankan standar performa tinggi di usia 81 tahun, atau justru ini menjadi sinyal awal perlambatan aktivitas panggungnya?



