Phantom Blade Zero Mundur ke Oktober 2026, Pengembang Butuh Waktu Ekstra untuk Sentuhan Akhir
Baca dalam 60 detik
- Game aksi-RPG gelap Phantom Blade Zero resmi ditunda rilisnya dari 9 September menjadi 29 Oktober 2026.
- S-Game, sang pengembang, mengalokasikan 50 hari tambahan untuk menyempurnakan sejumlah peningkatan gameplay yang telah dirancang secara spesifik.
- Jadwal baru ini bertepatan dengan musim liburan akhir tahun, berpotensi meningkatkan daya saing di tengah padatnya jadwal rilis game global.

Setelah sempat menimbulkan kebingungan di kalangan penggemar, S-Game akhirnya mengonfirmasi bahwa Phantom Blade Zero, game aksi-RPG bergaya dark fantasy yang dinanti, tidak akan dirilis pada 9 September 2025 seperti yang tercantum di berbagai platform penjualan. Judul ini resmi diundur ke 29 Oktober 2026, baik untuk PlayStation 5 maupun PC.
Keputusan ini diambil setelah tim pengembang menyadari perlunya waktu tambahan untuk menyelesaikan serangkaian perbaikan yang menurut mereka โjelas terdefinisi dan benar-benar penting.โ Dalam pernyataan resmi, S-Game menjelaskan bahwa 50 hari ekstra produksi akan digunakan untuk memoles elemen-elemen inti permainan, termasuk mekanisme pertarungan, optimasi performa, dan penyempurnaan narasi. Sebagian peningkatan akan tersedia sejak hari pertama peluncuran, sementara sisanya akan dihadirkan melalui pembaruan pasca-rilis.
Penundaan ini menjadi sorotan mengingat Phantom Blade Zero telah menjadi salah satu judul yang paling dinantikan di kalangan komunitas gamer, termasuk di Indonesia. Pasar game Tanah Air yang terus tumbuhโdengan basis pemain PC dan konsol yang besarโsangat menantikan kehadiran game ini. Banyak penggemar lokal yang telah mengikuti perkembangannya sejak pertama kali diumumkan, dan penundaan ini tentu menguji kesabaran mereka. Namun, langkah S-Game untuk memprioritaskan kualitas justru bisa disambut positif, mengingat pengalaman buruk akibat rilis game yang belum matang sering kali mengecewakan konsumen.
Dalam upaya menjaga antusiasme, S-Game berjanji akan merilis trailer baru saat masa pre-order dibuka. Selain itu, sebuah sesi State of Play khusus direncanakan pada akhir musim panas 2026, di mana tim akan memamerkan dunia game selama 15 hingga 20 menit. Beberapa ilustrasi konsep juga telah dibagikan untuk memberikan gambaran visual tentang atmosfer kelam yang akan dihadirkan.
Penundaan Phantom Blade Zero juga mencerminkan tren industri game global yang semakin berhati-hati. Banyak pengembang besar, termasuk CD Projekt Red dan Rockstar Games, pernah mengambil langkah serupa untuk menghindari bencana rilis yang cacat. Bagi gamer Indonesia yang sering mengikuti jadwal rilis internasional, penantian ekstra ini mungkin terasa berat, tetapi bisa menjadi investasi untuk pengalaman bermain yang lebih memuaskan.
Ke depannya, pertanyaan yang muncul adalah apakah S-Game mampu memenuhi ekspektasi tinggi yang telah terbangun. Dengan waktu tambahan yang dimiliki, para penggemar berharap Phantom Blade Zero tidak hanya menjadi game yang indah secara visual, tetapi juga menawarkan kedalaman gameplay yang sebanding dengan janji-janji awal. Akankah penundaan ini berbuah manis, atau justru menjadi bumerang jika hasil akhirnya tetap mengecewakan? Hanya waktu yang akan menjawab.



