Duet Branch-Thibodeaux Menggila, Hornbills Hajar Kesatria di Gim Penentuan
Baca dalam 60 detik
- Bogor Hornbills unggul 50-40 atas Kesatria Bengawan Solo di babak pertama gim ketiga playoff IBL, berkat dominasi di area paint dan transisi cepat.
- Stephaun Branch (18 poin, 6 asis) dan Travin Thibodeaux (17 poin, 8 rebound) menjadi motor serangan Hornbills, sementara Kesatria kesulitan mengimbangi agresivitas tuan rumah.
- Kesatria harus memperbaiki transisi pertahanan dan performa pemain kunci seperti Rayvonte Rice jika ingin membalikkan keadaan di babak kedua.

Bogor Hornbills hanya butuh satu kemenangan lagi untuk melaju ke semifinal IBL GoPay 2026 setelah unggul 50-40 atas Kesatria Bengawan Solo saat turun minum di gim ketiga, Sabtu (30/5) malam. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Hornbills tampil agresif sejak tip-off dan memanfaatkan kelemahan transisi pertahanan lawan untuk membangun keunggulan.
Pada kuarter pertama, Hornbills mendominasi area paint dengan akurasi sempurna 11/11 untuk tembakan dua angka. Mereka sempat memimpin hingga 11 poin sebelum Avan Seputra memperkecil jarak lewat tembakan tiga angka. Memasuki kuarter kedua, Hornbills mengubah strategi dengan lebih banyak menyerang dari luar garis busur, menghasilkan empat tembakan tiga angka dari 12 percobaan. Namun, keunggulan terbesar mereka datang dari serangan cepat: 14 poin tercipta lewat fast break akibat lambatnya transisi pertahanan Kesatria.
Dua pemain asing Hornbills menjadi bintang di babak pertama. Stephaun Branch mencatat 18 poin, enam asis, empat rebound, dua steal, dan dua blok. Travin Thibodeaux tak kalah impresif dengan 17 poin, delapan rebound, empat asis, dua blok, dan satu steal. Total, Hornbills sudah mengemas lima blok di dua kuarter awal, menunjukkan dominasi di area pertahanan.
Di kubu Kesatria, Kentrell Barkley menjadi andalan dengan 13 poin dan tujuh rebound. Namun, ia kurang mendapat dukungan dari rekan setim. Rayvonte Rice, yang pada gim kedua mencetak 44 poin, hanya mampu menyumbang enam poin dalam 20 menit awal. Ketergantungan pada Barkley dan Rice yang sedang tidak dalam performa terbaik menjadi masalah serius bagi Kesatria.
Point guard Kesatria, Abraham Renoldi Wenas, menekankan pentingnya perbaikan mental dan pertahanan. "Defense sih! Kami harus berusaha lebih keras, dan harus mau menang. Lebih tenang dalam closing the game. Mental harus siap untuk menghadapi babak kedua," ujarnya. Wenas menyadari bahwa transisi pertahanan yang lambat menjadi celah yang dieksploitasi Hornbills.
Bagi Hornbills, kemenangan ini membawa mereka selangkah lebih dekat ke semifinal. Namun, mereka belum aman. Kesatria memiliki sejarah bangkit di babak kedua, seperti yang ditunjukkan Rice di gim sebelumnya. Jika Hornbills ingin memastikan tiket ke babak selanjutnya, mereka harus menjaga intensitas dan tidak lengah. Sementara itu, Kesatria harus segera menemukan solusi untuk membendung agresivitas Branch dan Thibodeaux, serta mengembalikan performa Rice ke level terbaiknya. Akankah Kesatria mampu membalikkan keadaan di paruh kedua, atau Hornbills akan mengunci kemenangan dan mencetak sejarah?



