Negosiasi Buntu: Vlahovic dan Juventus Berselisih Soal Bonus Tanda Tangan
Baca dalam 60 detik
- Kontrak Vlahovic di Juventus habis 30 Juni; ia pemain dengan gaji tertinggi di Serie A saat ini.
- Pemain Serbia itu bersedia turun gaji dari β¬12 juta menjadi sekitar β¬6 juta per musim, namun meminta bonus tanda tangan β¬8 juta.
- Juventus hanya mau memberikan β¬3 juta, sementara Atletico Madrid, Bayern Munich, dan Chelsea siap merekrutnya gratis.

Masa depan Dusan Vlahovic di Juventus kian tidak menentu. Kontrak sang penyerang Serbia akan berakhir pada 30 Juni mendatang, dan negosiasi perpanjangan justru menemui jalan buntu karena perbedaan angka soal bonus tanda tangan.
Vlahovic saat ini menjadi pemain dengan bayaran termahal di Serie A, dengan gaji bersih sekitar β¬12 juta per musim. Juventus ingin mempertahankannya, tetapi dengan syarat ia bersedia menerima pemotongan gaji yang signifikan. Pembicaraan sudah berlangsung selama beberapa pekan, namun belum ada kesepakatan final.
Menurut laporan Calciomercato.com, Vlahovic dan agennya sebenarnya terbuka untuk menekan gaji hingga sekitar β¬6 juta per musim ditambah bonus. Namun, masalah muncul ketika membahas uang muka kontrak. Pihak pemain meminta bonus tanda tangan sebesar β¬8 juta, sementara Juventus hanya bersedia menggelontorkan β¬3 juta. Kesenjangan sebesar β¬5 juta ini menjadi ganjalan utama.
Di sisi lain, situasi ini membuka peluang bagi klub-klub besar Eropa. Vlahovic bisa hengkang secara gratis pada bursa transfer musim panas mendatang. Atletico Madrid, Bayern Munich, dan Chelsea dikabarkan siap menampungnya tanpa biaya transfer. Bagi Juventus, kehilangan pemain semahal itu tanpa kompensasi finansial tentu menjadi kerugian besar.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kasus ini mengingatkan pada dilema yang kerap dihadapi klub-klub besar: mempertahankan bintang dengan gaji tinggi atau melepasnya gratis. Di kancah domestik, situasi serupa bisa terjadi jika pemain naturalisasi atau bintang Liga 1 memasuki tahun terakhir kontrak. Kemampuan negosiasi dan manajemen keuangan menjadi kunci.
Ke depan, Juventus harus memutuskan dalam waktu dekat: menyetujui permintaan Vlahovic atau mulai mencari pengganti. Jika hingga akhir Juni tak ada kesepakatan, pemain berusia 24 tahun itu akan menjadi incaran gratis yang sangat menarik bagi klub-klub papan atas Eropa. Akankah Bianconeri mengalah, atau justru memilih membangun ulang lini depan tanpa Vlahovic?



