Rangnick Beri Ultimatum ke Austria, Milan Gelar Pertemuan Penentu
Baca dalam 60 detik
- Ralf Rangnick akan bertemu manajemen AC Milan pekan ini untuk membahas perannya sebagai direktur olahraga, setelah kepergian empat petinggi klub.
- Pelatih timnas Austria itu memberi batas waktu 7β10 hari kepada federasi sepak bola Austria untuk menerima atau menolak keputusannya.
- Jika Rangnick jadi bergabung, Oliver Glasner disebut sebagai kandidat utama pelatih kepala Milan, dan klub juga akan bertemu dengannya pekan ini.

AC Milan kembali menggelar pertemuan krusial dengan Ralf Rangnick pekan ini, membahas kemungkinan pelatih timnas Austria itu mengisi posisi direktur olahraga yang kosong. Langkah ini diambil setelah empat petinggi klub hengkang sehari setelah Serie A 2025/26 berakhir, meninggalkan kekosongan di sektor olahraga.
Kepergian Massimiliano Allegri (pelatih kepala), Igli Tare (direktur olahraga), Geoffrey Moncada (direktur teknis), dan Giorgio Furlani (CEO) memaksa Milan mencari figur sentral untuk merombak struktur manajemen. Rangnick, yang dikenal sebagai arsitek sepak bola modern berkat kiprahnya di RB Leipzig dan Manchester United, menjadi kandidat terdepan.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Rangnick dijadwalkan bertemu dengan pemilik klub Gerry Cardinale, penasihat Zlatan Ibrahimovic, dan direktur operasional Massimo Calvelli. Pertemuan itu bisa berlangsung paling cepat Selasa (3/6) waktu setempat, setelah laga persahabatan Austria melawan Tunisia pada Senin malam.
Rangnick saat ini masih menjabat sebagai pelatih Austria dan tengah mempersiapkan timnya menuju Piala Dunia 2026. Namun, ia memberi batas waktu kepada Federasi Sepak Bola Austria untuk menerima keputusan akhirnya dalam 7 hingga 10 hari ke depan. Artinya, masa depan Rangnick bersama Austria akan jelas sebelum turnamen di Amerika Utara dimulai.
Jika Rangnick akhirnya memilih Milan, ia diperkirakan akan membawa serta Oliver Glasner sebagai pelatih kepala. Glasner baru saja mengantar Eintracht Frankfurt juara Conference League dan dijadwalkan bertemu dengan perwakilan Milan pekan ini. Duo Jerman ini bisa menjadi fondasi baru bagi Rossoneri yang tengah mencari identitas setelah musim yang mengecewakan.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, perkembangan ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub besar Eropa merombak manajemen di luar musim. Milan, yang memiliki basis penggemar besar di Indonesia, tengah berupaya kembali ke papan atas Serie A dan Eropa. Keputusan Rangnick akan berdampak langsung pada strategi transfer dan pembinaan pemain muda, yang sering menjadi perhatian pencinta sepak bola Tanah Air.
Pertanyaan selanjutnya: akankah Rangnick meninggalkan Austria di ambang Piala Dunia, atau justru memilih tantangan baru di San Siro? Jawabannya akan diketahui dalam waktu dekat.



