Newcastle Siapkan Dana £34 Juta untuk Alexander Stankovic, Calon Pengganti Tonali?
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United dikabarkan akan menebus gelandang muda Serbia Alexander Stankovic dari Club Brugge dengan banderol sekitar £34 juta, mengungguli Arsenal dalam perburuan.
- Langkah ini muncul di tengah spekulasi kepergian Sandro Tonali, yang diminati Arsenal dan Manchester United, serta penjualan Anthony Gordon ke Barcelona senilai £69 juta.
- Stankovic, yang dijuluki 'Tonali baru' oleh pengamat, diharapkan menjadi fondasi lini tengah Newcastle bersama Bruno Guimaraes jika Tonali hengkang.

Newcastle United dikabarkan serius mendatangkan gelandang muda Serbia Alexander Stankovic dari Club Brugge dengan nilai transfer sekitar £34 juta (€40 juta), mengalahkan Arsenal yang juga mengincar pemain berusia 20 tahun itu. Langkah ini diambil di tengah ketidakpastian masa depan Sandro Tonali, yang disebut-sebut ingin pindah ke klub rival Premier League.
Musim 2025/26 menjadi ujian berat bagi The Magpies. Setelah sukses meraih Carabao Cup dan lolos ke Liga Champions dua kali dalam tiga tahun, performa tim asuhan Eddie Howe justru merosot ke papan tengah. Penjualan rekor Alexander Isak ke Liverpool dan kegagalan di bursa transfer membuat skuad kehilangan keseimbangan. Kini, dengan Anthony Gordon yang akan segera merapat ke Barcelona dengan nilai £69 juta, Newcastle punya dana segar untuk membangun ulang tim.
Menurut laporan Corriere dello Sport yang dikutip Sport Witness, Newcastle sudah memimpin perlombaan mendapatkan Stankovic. Gelandang serbabisa itu dinilai sebagai salah satu prospek terbaik di Eropa, dengan kemampuan bertahan dan menyerang yang seimbang. Jacek Kulig, pengamat bakat sepak bola, menyebut Stankovic sebagai "pemimpin" di lapangan, memiliki fisik kuat dan visi bermain yang matang.
Yang menarik, profil Stankovic disebut-sebut sangat mirip dengan Sandro Tonali. Gelandang asal Italia itu menjadi andalan Newcastle sejak didatangkan dari AC Milan, tetapi rumor kepergiannya terus menguat. Arsenal dan Manchester United disebut sebagai peminat utama. Jika Tonali benar-benar pergi, Stankovic bisa menjadi pengganti jangka panjang yang ideal.
Namun, langkah ini tidak lepas dari risiko. Newcastle dipastikan tidak akan bermain di kompetisi Eropa musim depan, sehingga daya tarik bagi pemain muda seperti Stankovic mungkin berkurang. Di sisi lain, manajemen Newcastle di bawah PIF telah belajar dari kesalahan musim lalu. Mereka kini lebih siap melepas pemain yang ingin pergi dan fokus merekrut talenta muda yang haus persaingan.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Newcastle menarik untuk diikuti. Klub yang dimiliki oleh dana kekayaan Arab Saudi ini kerap menjadi barometer transfer pemain muda berbakat. Jika Stankovic bergabung, ia akan menjadi salah satu pemain Serbia yang bermain di Premier League, menambah daftar pemain Balkan yang sukses di Inggris.
Ke depan, Newcastle perlu memastikan bahwa investasi £34 juta ini tidak sia-sia. Stankovic harus segera beradaptasi dengan kerasnya Premier League. Pertanyaan besarnya: akankah ia menjadi fondasi lini tengah Newcastle selama bertahun-tahun, atau hanya sekadar proyek yang gagal? Hanya waktu yang bisa menjawab, tetapi satu hal pasti—bursa transfer musim panas ini akan menjadi titik balik bagi perjalanan Newcastle di era Howe.



