Man United Siapkan Dana Rp1,7 Triliun untuk Rekrut Sandro Tonali
Baca dalam 60 detik
- Manchester United dikabarkan akan menggelontorkan dana hingga £87 juta untuk memboyong gelandang Newcastle United, Sandro Tonali, setelah sukses merekrut Matheus Cunha musim lalu.
- Strategi transfer klub asuhan Michael Carrick ini mengutamakan pemain yang sudah teruji di Premier League, dengan Tonali dinilai sebagai sosok ideal untuk mengisi posisi gelandang tengah.
- Persaingan dengan Arsenal menjadi batu sandungan potensial, sementara kepergian Manuel Ugarte dan Casemiro yang menua semakin mendesak kebutuhan akan pemain baru.
Manchester United kembali menunjukkan ambisinya di bursa transfer dengan menyiapkan dana sekitar £87 juta (setara Rp1,7 triliun) untuk merekrut gelandang Newcastle United, Sandro Tonali, setelah terlebih dahulu mengamankan jasa Ederson dari Atalanta. Langkah ini menjadi kelanjutan dari strategi klub yang sukses mendatangkan Matheus Cunha musim lalu dengan memanfaatkan klausul rilis.
Menurut laporan Tuttomercatoweb, United akan mempercepat pergerakan mereka begitu transfer Ederson rampung. Tonali, yang bergabung dengan Newcastle pada 2023 dengan nilai £55 juta, disebut-sebut menjadi target utama untuk memperkuat lini tengah. Namun, kehadiran Arsenal sebagai pesaing dikabarkan menjadi kendala yang harus dihadapi manajemen Setan Merah.
Kebutuhan akan gelandang baru semakin mendesak setelah Casemiro yang berusia 34 tahun mulai menunjukkan penurunan performa. Kepergian Manuel Ugarte juga turut memicu perlunya tambahan amunisi di sektor tengah. Manajer Michael Carrick dikabarkan menginginkan pemain yang sudah terbukti di Premier League, mirip dengan pendekatan saat merekrut Cunha dan Bryan Mbeumo.
Kesuksesan Cunha menjadi tolok ukur optimisme United. Pemain Brasil berusia 26 tahun itu sempat mengalami awal yang lambat, termasuk gagal penalti melawan Grimsby, namun kemudian bersinar di bawah asuhan Carrick. Ia bahkan menjadi pahlawan kemenangan dramatis melawan Arsenal di Emirates. Pola serupa diharapkan terulang pada Tonali, yang juga berusia 26 tahun dan disebut-sebut ingin hengkang dari St James' Park.
Tonali, yang oleh agennya dijuluki sebagai "salah satu gelandang terbaik dunia", telah menunjukkan kebangkitan performa setelah masa sulit di awal kariernya bersama Newcastle. Dalam laga melawan United awal bulan lalu, ia mencatatkan dua peluang emas dan tiga umpan kunci meskipun timnya bermain dengan sepuluh pemain. Kemampuannya dalam duel fisik dan penyelesaian akhir jarak jauh—seperti yang ia tunjukkan saat melawan Aston Villa di Piala FA—menjadi nilai tambah.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah agresif United di bursa transfer menunjukkan betapa kompetitifnya Premier League dalam merebut pemain bintang. Jika Tonali benar-benar bergabung, ia akan menjadi gelandang Italia pertama yang memperkuat Setan Merah sejak era 1990-an. Pertanyaannya, mampukah United mengatasi persaingan dengan Arsenal dan mewujudkan ambisi mereka di musim depan?



