Steam Machine Diprediksi Tembus Rp16 Juta, Lebih Mahal dari Steam Deck
Baca dalam 60 detik
- Valve dikabarkan akan menetapkan harga konsol Steam Machine di atas โฌ919, bahkan diperkirakan menembus โฌ1.000.
- Kenaikan harga komponen memori dan penyimpanan menjadi pemicu utama mahalnya perangkat anyar Valve tersebut.
- Informasi ini masih bersifat bocoran awal; kepastian harga baru akan keluar setelah pengumuman resmi Valve.

Valve dikabarkan akan merilis konsol anyar bernama Steam Machine dengan banderol harga yang diprediksi melampaui โฌ1.000 atau setara Rp16,5 juta. Angka ini jauh di atas harga terbaru Steam Deck OLED 1TB yang saat ini dijual โฌ919, setelah mengalami kenaikan signifikan sebesar โฌ240.
Informasi tersebut diungkap oleh analis industri Brad Lynch melalui akun media sosialnya. Ia mengaku mendengar bocoran dari sumber internal Valve sekitar dua bulan lalu, bahwa perusahaan telah memperkirakan harga awal Steam Machine harus lebih tinggi dari harga Steam Deck saat ini. โAngka yang saya dengar saat itu sudah lebih tinggi dari harga Steam Deck hari ini,โ tulis Lynch, seraya mengingatkan bahwa informasi ini masih perlu dikonfirmasi.
Kenaikan harga komponen, terutama memori dan penyimpanan, menjadi faktor utama yang mendorong Valve menetapkan harga tinggi. Tren ini tidak hanya memengaruhi Steam Deck, tetapi juga perangkat keras game portabel lainnya. Dengan demikian, Steam Machine diprediksi menjadi konsol premium yang menyasar segmen pengguna tertentu.
Bagi pasar Indonesia, harga tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri. Dengan kurs saat ini, โฌ1.000 setara dengan sekitar Rp16,5 juta, belum termasuk pajak dan biaya impor. Angka ini jauh di atas daya beli rata-rata gamer Tanah Air, yang lebih akrab dengan konsol seperti Nintendo Switch atau PlayStation 5 yang dibanderol di bawah Rp10 juta. Meski demikian, penggemar setia ekosistem Steam mungkin tetap tertarik, terutama jika Valve menghadirkan fitur eksklusif atau performa superior.
Langkah Valve ini juga bisa menjadi sinyal perubahan strategi perusahaan. Jika sebelumnya Steam Deck hadir sebagai perangkat portabel terjangkau, Steam Machine tampaknya akan mengusung posisi sebagai konsol rumahan berperforma tinggi. Hal ini sejalan dengan rumor bahwa perangkat tersebut akan menggunakan arsitektur PC desktop, bukan APU mobile seperti Steam Deck.
Belum ada konfirmasi resmi dari Valve mengenai spesifikasi maupun tanggal rilis Steam Machine. Namun, dengan bocoran harga yang beredar, publik mulai berspekulasi apakah konsol ini akan mampu bersaing dengan produk sejenis dari kompetitor, atau justru menjadi barang mewah yang hanya diminati segelintir kolektor.
โInformasi ini masih perlu ditanggapi dengan hati-hati hingga Valve memberikan pengumuman resmi,โ ujar Brad Lynch, menekankan bahwa bocoran yang ia terima belum tentu akurat.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah: akankah Valve mampu mempertahankan basis penggemar setianya dengan harga setinggi itu, atau justru akan kehilangan pasar ke konsol yang lebih terjangkau? Jawabannya mungkin baru akan terlihat setelah Valve secara resmi membuka tirai Steam Machine.



