Xabi Alonso Incar Florian Wirtz di Chelsea: Reuni atau Petualangan Berisiko?
Baca dalam 60 detik
- Chelsea dikabarkan mengincar Florian Wirtz, gelandang serang Liverpool yang dibanderol £116 juta, sebagai prioritas transfer musim panas ini.
- Manajer anyar Chelsea, Xabi Alonso, disebut sebagai pengagum berat Wirtz dan ingin merekrutnya untuk memperkuat lini serang The Blues.
- Absennya Chelsea dari kompetisi Eropa musim depan bisa menjadi bumerang dalam upaya mendatangkan pemain bintang, namun juga memberi waktu bagi Alonso untuk membangun sistem permainan.
Xabi Alonso belum resmi duduk di kursi manajer Chelsea, namun rumor transfer sudah mulai bergulir. Klub asal London Barat itu dikabarkan tengah merencanakan langkah mengejutkan dengan membidik Florian Wirtz, gelandang serang Liverpool yang didatangkan dari Bayer Leverkusen dengan mahar £116 juta pada musim panas lalu. Langkah ini dinilai sebagai upaya Alonso untuk menghadirkan kembali pemain yang pernah menjadi andalannya di Leverkusen.
Alonso, yang akan memulai tugasnya pada 1 Juli mendatang, menghadapi tantangan besar karena Chelsea dipastikan absen dari kompetisi Eropa musim depan setelah finis di peringkat ke-10 Premier League. Ketiadaan ajang antarklub bergengsi seperti Liga Champions bisa menjadi hambatan dalam mendatangkan pemain top, tetapi mantan gelandang Chelsea, Gus Poyet, justru melihat sisi positif. Menurut Poyet, Alonso akan memiliki lebih banyak waktu untuk membangun sistem permainan tanpa tekanan jadwal padat, persis seperti yang ia lakukan saat membawa Leverkusen menjadi juara Bundesliga.
Wirtz, yang kini berusia 23 tahun, baru mencatatkan lima gol dan empat assist dalam 33 penampilan Premier League musim lalu. Angka tersebut mungkin belum memuaskan, namun manajer tim nasional Jerman, Julian Nagelsmann, tetap memujinya sebagai pemain kelas dunia. "Yang menonjol adalah dedikasinya sebagai gelandang serang. Ia banyak berlari dan bekerja keras," ujar Nagelsmann. Alonso sendiri tahu betul cara memaksimalkan potensi Wirtz, mengingat pemain Jerman itu mencatatkan 46 kontribusi gol dalam 63 pertandingan Bundesliga selama dua musim terakhir di bawah asuhannya.
Namun, keputusan Chelsea untuk kembali memburu Wirtz menuai tanda tanya. Liverpool dikabarkan bersedia melepasnya dengan harga yang tepat, tetapi performa sang pemain di Premier League belum konsisten. Chelsea sendiri telah mengeluarkan dana besar dalam beberapa jendela transfer terakhir, termasuk rekrutan senilai £115 juta untuk Moisés Caicedo. Langkah mendatangkan Wirtz bisa menjadi risiko besar, terutama jika ia gagal beradaptasi dengan cepat.
Dari sudut pandang taktis, Alonso mungkin ingin membangun kembali skema permainan yang sukses di Leverkusen, di mana Wirtz menjadi poros serangan. Namun, tanpa jaminan tampil di Eropa, Chelsea harus meyakinkan Wirtz bahwa proyek jangka panjang mereka lebih menarik daripada tawaran klub lain yang berlaga di Liga Champions. Situasi ini mengingatkan pada dilema yang dihadapi klub-klub besar Inggris ketika kehilangan daya tarik Eropa.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, rumor ini menambah daftar panjang saga transfer yang melibatkan pemain Jerman ke Premier League. Meski tidak ada pemain Indonesia yang terlibat, keputusan Chelsea bisa memengaruhi persaingan di papan atas Liga Inggris musim depan. Apakah Alonso akan berhasil membangun kembali kejayaan Chelsea dengan merekrut mantan anak asuhnya, atau justru terjebak dalam pembelian mahal yang tidak sesuai ekspektasi? Jawabannya akan mulai terlihat saat jendela transfer dibuka.



