Venezia Rekrut Gelandang Kroasia Toma Basic secara Gratis dari Lazio
Baca dalam 60 detik
- Venezia, yang baru promosi ke Serie A, mengumumkan Toma Basic sebagai rekrutan pertama mereka dengan status bebas transfer.
- Gelandang Kroasia berusia 29 tahun itu meninggalkan Lazio setelah kontraknya tidak diperpanjang dan habis pada 30 Juni.
- Basic menandatangani kontrak hingga 2029 dengan Venezia, dengan opsi perpanjangan otomatis jika syarat tertentu terpenuhi.

Venezia, klub yang baru saja memastikan promosi ke Serie A, langsung bergerak cepat di bursa transfer dengan mengamankan jasa gelandang Kroasia Toma Basic secara gratis. Pemain berusia 29 tahun itu sebelumnya memperkuat Lazio dan dilepas tanpa biaya setelah kontraknya berakhir.
Basic menjadi rekrutan perdana Venezia untuk menyambut musim depan di kasta tertinggi sepak bola Italia. Klub berjuluk Lagunari itu sukses menjuarai Serie B musim lalu dan merayakan promosi dengan parade perahu unik di kanal-kanal Venesia. Kini, mereka mulai membangun skuad kompetitif untuk bertahan di Serie A.
Basic, yang telah mengoleksi 26 penampilan kompetitif bersama Lazio musim ini, menyumbang dua gol dan tiga assist di Serie A serta Coppa Italia. Meski bukan pemain inti, pengalamannya dianggap berharga bagi Venezia yang butuh pemain matang di lini tengah.
Kepindahan Basic ke Venezia menandai kelanjutan kariernya di Italia. Ia pertama kali datang ke Negeri Pizza pada 2021 dari Girondins de Bordeaux, dan sempat dipinjamkan ke Salernitana pada 2024. Kini, ia berkomitmen jangka panjang dengan kontrak hingga Juni 2029, plus klausul perpanjangan otomatis jika kondisi tertentu terpenuhi.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Venezia menarik untuk diikuti. Klub yang identik dengan kota wisata Venesia ini kerap menjadi tujuan pemain-pemain yang ingin bangkit setelah tersisih di klub besar. Basic, yang sempat menjadi andalan timnas Kroasia di level junior, berpotensi menjadi pemain kunci di lini tengah Venezia.
Langkah Venezia merekrut Basic juga menunjukkan strategi mereka yang cermat dalam memanfaatkan bursa transfer. Dengan mendatangkan pemain berpengalaman tanpa biaya transfer, klub dapat mengalokasikan dana untuk memperkuat sektor lain. Ini menjadi pelajaran berharga bagi klub-klub Indonesia yang kerap boros di bursa transfer.
Ke depan, tantangan terbesar Venezia adalah mempertahankan performa di Serie A. Dengan skuad yang masih dalam proses pembentukan, mereka harus bekerja keras untuk tidak sekadar menjadi pelengkap. Akankah Basic menjadi jawaban atas kebutuhan lini tengah Venezia? Hanya waktu yang bisa menjawab.



