James Maddison: Tanpa De Zerbi, Tottenham Bisa Degradasi
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Inggris James Maddison mengakui bahwa kehadiran Roberto De Zerbi menyelamatkan Tottenham dari ancaman degradasi ke Championship.
- De Zerbi menggantikan Igor Tudor pada Maret 2026 dan membawa Spurs dari posisi 17 ke aman dengan selisih dua poin di akhir musim.
- Maddison, yang absen lama karena cedera, menilai perubahan mentalitas dan gairah yang dibawa De Zerbi menjadi kunci kebangkitan tim.

James Maddison, gelandang Timnas Inggris, secara terbuka mengakui bahwa Tottenham Hotspur memiliki peluang serius untuk terdegradasi ke Championship jika tidak ditangani oleh Roberto De Zerbi pada akhir musim 2025-2026. Pernyataan ini muncul setelah De Zerbi berhasil membawa Spurs keluar dari zona merah Premier League.
De Zerbi ditunjuk menggantikan Igor Tudor pada akhir Maret 2026, saat Tottenham berada di peringkat 17 dengan tujuh pertandingan tersisa. Meski dua laga awalnya berakhir tanpa kemenangan, pelatih asal Italia itu kemudian memenangi tiga dari lima pertandingan terakhir, memastikan kelangsungan tim di kasta tertinggi dengan keunggulan dua poin pada hari terakhir musim.
Maddison, yang melewatkan hampir seluruh musim karena cedera lutut, memuji pendekatan De Zerbi dalam mengubah mentalitas tim. โSejak dia datang, dia luar biasa. Tanpa dia, ada kemungkinan serius kami akan turun kasta,โ ujar Maddison kepada Sky Sports. Ia menambahkan bahwa gairah yang ditunjukkan De Zerbi setiap hari menular ke para pemain, terutama dalam beberapa penampilan terakhir.
โDia mengubah pola pikir. Gairah yang dia tunjukkan setiap hari menular ke pemain, dan Anda bisa melihatnya dalam beberapa penampilan terakhir. Saya tidak pernah meragukan mentalitas kelompok, tetapi Roberto datang dan menyempurnakannya.โ โ James Maddison
Pujian Maddison ini menjadi bukti betapa krusial peran De Zerbi dalam momen kritis Spurs. Sebelum kedatangannya, Tottenham hanya meraih satu kemenangan dalam delapan laga terakhir di bawah Tudor. De Zerbi tidak hanya memperbaiki hasil, tetapi juga membangkitkan semangat juang yang sempat hilang.
Ke depannya, Tottenham perlu mempertahankan momentum ini untuk bersaing di papan tengah musim depan. De Zerbi dihadapkan pada tantangan membangun skuad yang lebih konsisten, terutama dengan potensi kepergian beberapa pemain bintang. Namun, keberhasilannya menyelamatkan klub dari degradasi telah memberinya modal kepercayaan dari pemain dan suporter.



