Bojan Hodak: Dari Julukan 'Aki-aki Gede Wadul' hingga Masterclass, Pelatih Tersukses Persib
Baca dalam 60 detik
- Bojan Hodak mengantarkan Persib Bandung meraih tiga gelar liga beruntun, sebuah pencapaian bersejarah bagi klub.
- Bobotoh menyematkan julukan unik seperti 'aki-aki gede wadul' karena kebiasaan pelatih yang kerap mengelak saat ditanya rumor transfer.
- Kesuksesan Hodak menempatkannya sejajar dengan legenda Persib, Indra Thohir, dan menjadikannya pelatih asing pertama yang membawa klub juara liga.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6736452/original/085138800_1779548782-ChatGPT_Image_May_23__2026__10_04_01_PM.jpg)
Bojan Hodak, pelatih asal Kroasia, kini menjadi figur paling berjasa dalam sejarah Persib Bandung setelah sukses mempersembahkan tiga gelar juara Liga Indonesia secara berturut-turut. Prestasi ini diraih setelah Persib memastikan gelar BRI Super League 2025/2026 dengan hasil imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion GBLA, Sabtu (23/5/2026). Hasil tersebut cukup untuk mengungguli Borneo FC dalam perbandingan head-to-head, meski Borneo menang besar atas Malut United.
Keberhasilan Hodak tidak hanya diukur dari trofi, tetapi juga dari cara ia membangun kembali Persib yang sempat terpuruk. Saat ditunjuk pada 2023 menggantikan Luis Milla, Persib berada di posisi ke-16 klasemen Liga 1 2023/2024. Dalam waktu singkat, Hodak membawa tim keluar dari zona degradasi, finis kedua di musim reguler, dan akhirnya juara setelah mengalahkan Madura United dengan agregat 6-1 di final. Ia menjadi pelatih asing pertama yang membawa Persib meraih gelar liga, sekaligus dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik musim itu.
Kesuksesan berlanjut pada musim 2024/2025 dengan gelar back-to-back yang dipastikan pada pekan ke-31 setelah pesaing terdekat, Dewa United dan Persebaya Surabaya, gagal menang. Prestasi ini menyamai catatan legenda Persib, Indra Thohir, yang juga mampu membawa klub juara dua musim beruntun. Pada musim 2025/2026, Hodak kembali mencetak sejarah dengan hattrick gelar, mengukuhkan posisinya sebagai pelatih paling sukses di era modern Persib.
Di mata bobotoh, Hodak adalah sosok istimewa dengan julukan unik. Selain dipanggil "masterclass" karena kecerdasan taktiknya, ia juga mendapat julukan "aki-aki gede wadul"βkakek-kakek tukang bohong. Julukan ini muncul karena kebiasaan Hodak yang kerap mengelak saat ditanya rumor transfer pemain. Seperti yang diceritakan seorang bobotoh, "Soalnya kalau ditanya rumor pemain dia bilang enggak tahu. Waktu ditanya Thom Haye dan Eliano dia enggak kenal. Besoknya Persib resmi rekrut Haye sama Eliano, begitu awalnya." Meski terdengar lucu, julukan itu justru menunjukkan kecerdikan Hodak dalam menjaga kerahasiaan strategi klub.
Atas pencapaiannya, Hodak kembali dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik musim 2025/2026. Dengan tiga gelar beruntun, ia tidak hanya mencatatkan namanya dalam sejarah Persib, tetapi juga menjadi tolok ukur baru bagi pelatih asing di Indonesia. Ke depannya, tantangan Hodak adalah mempertahankan dominasi di tengah persaingan yang semakin ketat, termasuk dari Borneo FC dan klub-klub lain yang mulai berbenah.



