Sadio Mane Resmi Masuk Skuad Senegal untuk Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Sadio Mane masuk dalam 28 pemain Senegal yang dipanggil untuk Piala Dunia 2026, menandai comeback setelah cedera lutut membuatnya absen di edisi 2022.
- Pelatih Pape Thiaw masih harus memangkas skuad menjadi 26 pemain sebelum batas akhir FIFA pada 2 Juni, dengan lini depan diperkuat Nicolas Jackson dan Ismaila Sarr.
- Senegal akan memulai perjuangan di Grup melawan Prancis, Norwegia, dan Irak, dengan turnamen yang diperluas menjadi 48 tim di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sadio Mane, penyerang Al-Nassr berusia 34 tahun, kembali dipanggil memperkuat tim nasional Senegal untuk Piala Dunia 2026. Kepastian ini diumumkan oleh pelatih kepala Pape Thiaw dalam daftar 28 pemain sementara yang dirilis pekan ini. Mane sebelumnya harus menepi pada Piala Dunia 2022 di Qatar akibat cedera lutut yang dideritanya menjelang turnamen.
Kehadiran Mane menjadi suntikan moral bagi skuad Senegal, terutama setelah kontroversi di final Piala Afrika 2025. Saat itu, Mane menjadi salah satu pemain yang tetap bertahan di lapangan ketika rekan setimnya berjalan keluar sebagai protes atas hadiah penalti untuk Maroko pada masa injury time. Mane mendorong rekan-rekannya untuk kembali menyelesaikan pertandingan, yang akhirnya dimenangkan Senegal berkat gol Pape Gueye di babak perpanjangan waktu. Namun, badan banding Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) kemudian memutuskan Maroko sebagai juara turnamen menyusul insiden walk-off tersebut.
Mane akan menjadi andalan di lini depan bersama Nicolas Jackson (Bayern Munich), Iliman Ndiaye (Everton), dan Ismaila Sarr (Crystal Palace). Di sektor tengah, Thiaw memanggil Idrissa Gueye (Everton), Habib Diarra (Sunderland), dan Pape Matar Sarr (Tottenham Hotspur). Sementara itu, lini belakang diperkuat oleh veteran Kalidou Koulibaly (Al-Hilal) dan Moussa Niakhate (Lyon).
Thiaw masih memiliki waktu hingga 2 Juni untuk memangkas skuad menjadi 26 pemain sesuai regulasi FIFA. Beberapa nama seperti Bamba Dieng (Lorient) dan Cherif Ndiaye (Samsunspor) masih berpeluang tersingkir jika performa atau kebugaran tidak memenuhi standar. Senegal sendiri akan menjalani laga uji coba terbatas sebelum terbang ke Amerika Serikat.
Dengan pengalaman Mane di level tertinggi, Senegal diharapkan mampu melaju lebih jauh dibandingkan edisi 2022. Namun, persaingan di Grup cukup berat, terutama melawan Prancis yang merupakan juara bertahan Piala Dunia 2018. Langkah awal Senegal akan menjadi penentu peluang mereka melaju ke fase gugur.



