De Zerbi Incar Bintang Southampton untuk Rekrutan Musim Panas Tottenham
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur, di bawah asuhan Roberto De Zerbi, membidik pemain sayap Southampton, Leo Scienza, yang tampil impresif di Championship dan FA Cup.
- Klausul rilis sekitar Β£20 juta membuat pemain Brasil berusia 27 tahun itu menjadi target realistis, terutama setelah Southampton gagal promosi akibat skandal spionase.
- Langkah Tottenham di bursa transfer sangat bergantung pada hasil pertandingan akhir pekan melawan Everton yang menentukan nasib mereka di Premier League.

Manajer Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, dikabarkan telah memasukkan nama pemain sayap Southampton, Leo Scienza, ke dalam daftar prioritas rekrutan untuk bursa transfer musim panas mendatang. Langkah ini diambil di tengah upaya Tottenham mengamankan tempat di Premier League musim depan, dengan laga penentu melawan Everton pada akhir pekan ini.
Menurut laporan SportsBoom, De Zerbi secara pribadi menginginkan kehadiran Scienza untuk memperkuat lini serang Spurs. Pemain berusia 27 tahun itu tampil gemilang bersama Southampton musim ini, dengan torehan delapan gol dan 10 assist di semua kompetisi. Puncak performanya terjadi saat ia menjadi pemain terbaik dalam kemenangan Southampton atas Arsenal di Piala FA. Scienza juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik versi rekan setimnya di Southampton.
Skandal tersebut melemahkan posisi tawar Southampton dalam mempertahankan pemain bintangnya. Scienza, yang berada di puncak karier, dikabarkan ingin bermain di level tertinggi dan enggan berlama-lama di divisi kedua. Ia disebut lebih memilih pindah ke klub Eropa, dengan Premier League sebagai destinasi utama. Selain Tottenham, Everton, Roma, Atalanta, dan sejumlah klub Brasil juga dikabarkan tertarik.
Bagi Tottenham, Scienza dianggap sebagai tambahan berharga karena kemampuannya bermain di berbagai posisi di lini depan, kreativitas, dan teknik individu yang mumpuni. Namun, prioritas utama De Zerbi saat ini adalah memastikan timnya tidak terdegradasi. Spurs hanya butuh satu poin dari laga melawan Everton untuk aman, atau berharap West Ham kehilangan poin jika mereka kalah.
Kekalahan 2-1 dari Chelsea pekan lalu menjadi peringatan bahwa segalanya belum selesai. De Zerbi, yang mengambil alih tim pada akhir Maret, telah mengubah atmosfer klub, tetapi pekerjaan belum rampung hingga peluit akhir berbunyi Minggu nanti. Jika Tottenham berhasil bertahan, bursa transfer musim panas akan menjadi momen krusial untuk membangun kembali skuat yang dinilai kurang kompetitif.
Dengan potensi kepergian beberapa pemain kunci dan kebutuhan akan penyegaran, Scienza bisa menjadi salah satu batu pertama dalam proyek rekonstruksi De Zerbi. Namun, semuanya bergantung pada hasil akhir pekan ini.



