Khamzat Chimaev Kehilangan Gelar dan Rekor Tak Terkalahkan: Pelatih GSP Tawarkan Solusi Masalah Kardio
Baca dalam 60 detik
- Khamzat Chimaev menderita kekalahan perdana dan kehilangan gelar juara dunia kelas menengah di UFC 328 melawan Sean Strickland.
- Chimaev terlihat kelelahan setelah ronde pertama, memicu perdebatan mengenai masalah kardionya.
- Pelatih Firas Zahabi menawarkan Chimaev bergabung ke Tristar Gym untuk menjamin ia tidak akan kehabisan stamina lagi.

Pertarungan perebutan gelar kelas menengah di UFC 328 berakhir mengejutkan setelah Sean Strickland berhasil merebut sabuk juara dari Khamzat Chimaev melalui kemenangan split decision. Kekalahan ini menjadi yang pertama dalam karier profesional Chimaev, memicu kritik tajam terhadap tingkat kebugaran dan daya tahannya di ronde-ronde akhir.
Detail Pertarungan UFC 328:
- Skor Juri: Dua juri memberikan nilai 48-47 untuk Strickland, sementara satu juri memberikan 48-47 untuk Chimaev pada laga yang berlangsung 9 Mei 2026 tersebut.
- Jalannya Laga: Chimaev mendominasi ronde pertama dengan gulat. Namun, memasuki ronde kedua, ia mulai melambat (fade) dan gagal melakukan chain wrestling, memberikan kesempatan bagi Strickland untuk mendominasi lewat jab dan pertahanan Philly Shell.
- Isu Utama: Penurunan drastis volume serangan Chimaev di ronde-ronde akhir memperkuat rumor adanya proses pemotongan berat badan (weight cut) yang terlalu berat.
Tawaran dari Tristar Gym
Pasca kekalahan tersebut, Firas Zahabi—pelatih di balik kesuksesan Georges St-Pierre (GSP)—secara terbuka mengundang Chimaev untuk berlatih di Montreal, Kanada.
| Poin Penawaran | Janji Pelatih Zahabi |
|---|---|
| Masalah Kardio | Menjamin Chimaev tidak akan kelelahan (fade) lagi di ronde-ronde akhir. |
| Teknik Bertarung | Peningkatan pada striking dan footwork agar lebih tajam dan efektif. |
| Rekan Latihan | Mengajak Arman Tsarukyan untuk bergabung guna memperkuat basis gulat dan serangan jarak dekat. |
"Khamzat, datanglah berlatih bersamaku di Montreal. Aku berjanji hal ini (kekalahan karena kelelahan) tidak akan pernah terjadi lagi. Kami akan fokus agar tanganmu kembali diangkat sebagai pemenang," ungkap Firas Zahabi melalui akun media sosialnya.
Kekalahan ini menjadi titik balik bagi karier Chimaev yang sebelumnya dianggap tak terhentikan. Dengan Sean Strickland yang kini memegang sabuk juara untuk kedua kalinya, banyak pihak menyarankan Chimaev untuk memperbaiki sistem latihannya, terutama setelah riwayat cedera dan operasi yang sempat menghambat konsistensinya di masa lalu.



