Turis Dunia Boikot Amerika Serikat Akibat Kebijakan Trump Jelang Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Amerika Serikat mengalami penurunan jumlah turis mancanegara secara drastis akibat kebijakan imigrasi yang ketat dan retorika politik di bawah Presiden Donald Trump.
- Sektor pariwisata AS terancam oleh kebangkitan China yang diprediksi akan menjadi ekonomi pariwisata terbesar dunia dalam beberapa tahun ke depan.
- Meskipun Piala Dunia 2026 akan segera digelar, muncul seruan boikot global dan kekhawatiran bahwa kebijakan biaya visa baru akan menghalangi kunjungan penggemar sepak bola, terutama dari Kanada yang kunjungannya turun 30%.

Amerika Serikat kini tengah menghadapi tantangan besar dalam sektor pariwisata. Menjelang penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026 yang tinggal beberapa bulan lagi, jumlah kunjungan turis mancanegara justru mengalami penurunan tajam yang dipicu oleh pengetatan aturan imigrasi dan ketegangan geopolitik di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.
Fakta Kunci Penurunan Pariwisata AS:
- Persaingan dengan China: China diprediksi akan menggeser posisi AS sebagai ekonomi pariwisata terbesar di dunia pada akhir dekade ini jika tren pertumbuhan pariwisata AS terus menyusut sementara China tumbuh pesat (9,9% tahun lalu).
- Dampak Kebijakan Trump: Kebijakan seperti biaya integritas visa baru sebesar $250 dan rencana pemeriksaan media sosial bagi pengunjung membuat AS menjadi destinasi yang kurang menarik.
- Boikot Kanada: Kanada, sebagai sumber turis asing terbesar bagi AS, mencatatkan penurunan kunjungan hingga 30% pada tahun 2025. Penurunan serupa juga terlihat dari turis asal Australia, India, dan Eropa Barat.
Kekhawatiran industri pariwisata AS kian memuncak meski jadwal dan lokasi pertandingan Piala Dunia telah diumumkan. Meskipun 75% pertandingan akan digelar di AS, kebijakan luar negeri dan sikap administrasi Trump terhadap isu-isu sensitif dianggap menjadi penghalang utama bagi para penggemar sepak bola dunia.
"Meskipun AS menyusut, China meningkat dengan pesat. Jika ini terus berlanjut, dalam tiga hingga empat tahun ke depan China akan mendekati posisi AS," ujar Gloria Guevara, Presiden dan CEO World Travel & Tourism Council.
Analisis Dampak Piala Dunia 2026
Industri pariwisata sangat berharap Piala Dunia yang dimulai Juni mendatang dapat memulihkan pendapatan sektor ini. Berikut adalah rincian situasi pariwisata AS saat ini:
| Aspek Pariwisata | Status & Kendala Terkini |
|---|---|
| Kunjungan Turis Asing | Mengalami penurunan signifikan dari negara-negara kunci (Kanada, Australia, Eropa Barat). Kota-kota perbatasan seperti Lewiston, New York, merasakan dampak ekonomi langsung. |
| Hambatan Kebijakan | Aturan imigrasi yang lebih ketat, biaya visa tambahan, volatilitas mata uang, dan isu-isu geopolitik seperti perang di Timur Tengah. |
| Seruan Boikot | Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter bahkan menyarankan para penggemar untuk menghindari AS selama Piala Dunia, meskipun tiket pesawat dan hotel sempat melonjak saat pengumuman jadwal. |
Meskipun ada tanda-tanda peningkatan pemesanan setelah pengumuman jadwal pada Desember lalu, sektor pariwisata harus bersabar untuk melihat apakah pemulihan benar-benar terjadi di tahun 2026. Banyak warga AS yang tinggal di daerah pariwisata merasa marah atas kondisi ini, menyebut kebijakan pemerintah saat ini terlalu berat untuk dihadapi dan mengusir para tetangga dekat mereka seperti warga Kanada.



