Komitmen spesifik Presiden Prabowo untuk memangkas biaya haji sebesar Rp2 juta per jemaah adalah langkah berani di tengah inflasi global. Berdasarkan laporan Tempo.co, pemerintah Indonesia tidak hanya mengandalkan subsidi, tetapi juga melakukan renegosiasi kontrak strategis dengan pihak maskapai dan penyedia layanan di Saudi.
Secara makro, pengurangan biaya ini mengirimkan pesan kuat kepada pasar domestik bahwa pemerintah memiliki kendali atas manajemen fiskal untuk kepentingan publik. Di saat harga energi dunia bergejolak, keberhasilan menekan biaya haji akan menjadi pencapaian diplomatik dan ekonomi yang sangat signifikan bagi administrasi Prabowo di mata konstituen.
โข Efisiensi Penerbangan: Negosiasi harga avtur dan kontrak carter pesawat yang lebih kompetitif.
โข Kontrak Jangka Panjang: Pemesanan hotel dan katering di Mekkah dan Madinah dengan sistem multi-year untuk mengunci harga.
โข Optimalisasi Kurs: Penggunaan mekanisme lindung nilai (hedging) valuta asing untuk menghindari fluktuasi Dollar.
โข Pesan Utama: "Negara tidak mencari untung dari ibadah rakyatnya; negara hadir untuk mempermudah jalan menuju Tanah Suci."




