Kritik Pedas Fernando Alonso: Mobil Formula 1 Saat Ini Tak Lagi Butuh 'Skill' Pembalap
Baca dalam 60 detik
- Kritik Tajam Alonso: Fernando Alonso melontarkan pandangan pedas terhadap regulasi mobil F1 saat ini, mengklaim bahwa keterampilan murni seorang pembalap sudah tidak lagi terlalu dibutuhkan.
- Isu Manajemen Baterai: Juara dunia dua kali itu menyebut balapan kini hanya berkutat pada pengisian dan pelepasan daya baterai, yang secara langsung membunuh sensasi dan tantangan melibas tikungan berkecepatan tinggi.
- Overtake Tak Sengaja: Alonso juga menyoroti bahwa aksi menyalip di lintasan belakangan ini sering kali terjadi secara tidak sengaja karena perbedaan tenaga listrik antar mobil, yang ia sebut sebagai manuver penghindaran tabrakan belaka.

Juara dunia Formula 1 dua kali, Fernando Alonso, kembali melontarkan kritik sangat tajam (scathing verdict) terhadap regulasi dan kondisi mobil balap F1 saat ini. Pembalap veteran asal Spanyol tersebut secara blak-blakan menyebut bahwa keterampilan murni seorang pembalap tak lagi terlalu dibutuhkan di era modern ini.
Melansir laporan dari GPblog usai perhelatan Grand Prix Jepang di Sirkuit Suzuka, Alonso mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap sistem manajemen daya kelistrikan yang dinilainya telah merusak esensi balapan. Menurutnya, para pembalap saat ini hanya sekadar dituntut memperlambat laju mobil, mengisi daya baterai di tikungan berkecepatan tinggi, untuk kemudian melepaskan tenaga penuh di trek lurus. Hal ini secara efektif membunuh tantangan (challenge) saat melibas lintasan sulit yang dulunya menjadi ajang pembuktian skill.
- Skill Tidak Relevan: Alonso secara sarkastis menyatakan bahwa setengah dari personel timnya mungkin bisa mengemudikan mobil F1 saat ini karena pembalap hanya perlu "mengangkat pedal gas atau menurunkan daya baterai" di area yang seharusnya menantang.
- Overtake "Tak Sengaja": Ia menilai aksi menyalip (overtaking) yang sering terjadi di lintasan saat ini bukanlah sebuah manuver yang disengaja, melainkan sekadar efek dari perbedaan tenaga baterai antar mobil.
- Peringatan Keselamatan: Merujuk pada insiden tabrakan yang melibatkan Oliver Bearman sebelumnya, Alonso menganggap perbedaan ekstrem pada level daya baterai antar pembalap sangat berbahaya dan dapat memicu tabrakan fatal dari arah belakang.
Kritik berkelanjutan yang dilontarkan Alonso selama akhir pekan di Jepang ini menambah panjang daftar keluhan dari para pembalap terkait regulasi teknis F1 saat ini. Pernyataan pedas ini seakan mempertegas pandangan bahwa ajang balap jet darat tertinggi di dunia tersebut kini terlalu dikendalikan oleh perangkat lunak dan komputasi manajemen baterai, ketimbang murni mengandalkan insting dan keberanian manusia di balik kemudi.
| Fokus Evaluasi Alonso | Detail Keluhan |
|---|---|
| Manajemen Baterai | Menghilangkan tantangan laju di tikungan berkecepatan tinggi |
| Keterampilan Mengemudi | Dianggap tak lagi krusial, digantikan oleh sistem pengaturan daya di setir |
| Aksi Menyalip (Overtake) | Dinilai hanya sebagai manuver menghindar yang tak disengaja dan berbahaya |



