Goncangan besar kembali datang dari sektor keuangan tradisional pada 24 Maret 2026. Raksasa perbankan Mizuho secara mengejutkan memangkas target harga untuk sektor terkait kripto sebesar 54%. Melansir laporan Bitcoin Ethereum News, revisi target dari angka 26 ke 12 ini mengirimkan gelombang kejutan ke pasar, mempertegas narasi bahwa Crypto Winter mungkin akan berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya.
Secara analitis, langkah Mizuho mencerminkan ketidakpercayaan institusional terhadap likuiditas pasar saat ini. Dengan memangkas target hingga lebih dari separuh, Mizuho memberikan sinyal bahwa fundamental pendapatan di sektor aset digital sedang mengalami tekanan hebat. Faktor-faktor seperti pengetatan regulasi global dan pergeseran modal ke aset yang lebih aman di tengah konflik geopolitik menjadi alasan utama di balik pandangan pesimistis ini. Investor kini dipaksa untuk mengevaluasi kembali strategi mereka jika bank-bank besar mulai menarik dukungan optimisme mereka dari ekosistem digital.
โข Perubahan Target: 26 turun menjadi 12 (-54%).
โข Alasan Utama: Volume Rendah & Sentimen Musim Dingin Kripto.
โข Status Sektor: Bearish / Underperform.
โข Dampak Proyeksi: Penurunan Kepercayaan Investor Institusi.
Fokus utama kami saat ini adalah memantau reaksi saham-saham perusahaan penambangan Bitcoin dan bursa kripto publik lainnya terhadap laporan ini. Kami juga memperhatikan apakah lembaga perbankan lain seperti Goldman Sachs atau JPMorgan akan mengikuti jejak Mizuho dalam merevisi target mereka. Di tahun 2026 yang penuh ketidakpastian ini, pandangan dari raksasa perbankan sering kali menjadi ramalan yang menjadi kenyataan bagi arah pergerakan harga aset berisiko.




