Keputusan Tegas Aston Martin: Christian Horner Coret dari Daftar Pengganti Adrian Newey
Baca dalam 60 detik
- Aston Martin dilaporkan telah memutuskan untuk tidak merekrut mantan bos Red Bull Christian Horner sebagai kepala tim yang baru guna menggantikan peran manajerial Adrian Newey.
- Keputusan ini diambil di tengah performa sangat buruk Aston Martin pada awal musim F1 2026 di mana Fernando Alonso dan Lance Stroll gagal finis di Grand Prix Australia dan China akibat masalah getaran mesin Honda.
- Adrian Newey diprediksi akan dialihkan posisinya untuk lebih fokus pada desain mobil balap, sementara manajemen terus mencari pemimpin baru seperti Andreas Seidl setelah beberapa kandidat utama menolak tawaran mereka.

Mantan Kepala Tim Red Bull, Christian Horner, dikabarkan telah dicoret dari daftar kandidat bos baru Aston Martin. Pencarian pemimpin baru ini dilakukan di tengah mimpi buruk yang melanda tim asal Inggris tersebut pada awal musim balap F1 2026.
Melansir laporan Luke Davies yang mengutip GB News, Aston Martin saat ini tengah mencari sosok untuk mengambil alih tugas manajerial dari Adrian Newey. Desainer legendaris F1 yang bergabung sebagai pemegang saham pada 2024 tersebut kabarnya tidak akan dipecat, melainkan akan digeser untuk fokus murni pada pengembangan mobil ketimbang mengurus keseluruhan tim.
Horner sendiri masih menganggur sejak dipecat oleh Red Bull pada Juli 2025 dengan kesepakatan pesangon senilai £52 juta. Meski memiliki rekam jejak membawa Red Bull meraih delapan gelar juara dunia pembalap, pihak Aston Martin dilaporkan tidak memandang Horner sebagai opsi yang tepat. Sebaliknya, Aston Martin tengah mendekati beberapa nama besar lainnya, meskipun tawaran awal mereka sempat ditolak oleh Gianpiero Lambiase (Red Bull) dan Mattia Binotto (Audi).
- Masalah Teknis: Kegagalan mesin Honda yang memicu getaran parah (vibration) pada mobil AMR26.
- Hasil Balapan: Fernando Alonso dan Lance Stroll gagal mencetak poin akibat DNF di Grand Prix Australia dan China.
- Target Manajemen Baru: Mantan bos McLaren, Andreas Seidl, dan eks-petinggi Audi, Jonathan Wheatley, kini masuk radar utama.
Dengan jadwal Grand Prix Jepang yang sudah menanti di depan mata pada 29 Maret 2026, tekanan terhadap internal Aston Martin semakin memuncak. Berikut adalah rekapitulasi kandidat bos baru yang diincar oleh tim:
| Nama Kandidat | Latar Belakang | Status Saat Ini |
|---|---|---|
| Christian Horner | Eks Kepala Tim Red Bull | Dicoret dari daftar |
| Gianpiero Lambiase | Head of Racing Red Bull | Menolak tawaran |
| Andreas Seidl | Eks Kepala Tim McLaren / Sauber | Target Potensial |



