Garis tipis antara jenius dan ilegal kembali diuji di Maranello. Laporan terbaru dari The Race per 17 Maret 2026 menempatkan departemen teknis Ferrari di bawah mikroskop FIA.
Secara analitis, upaya Ferrari mengeksploitasi struktur Halo menunjukkan betapa sempitnya ruang inovasi dalam regulasi 2026. Di masa lalu, tim diizinkan memasang fairing kecil pada Halo, namun desain Ferrari kali ini dianggap melampaui batas "estetika" dan masuk ke ranah fungsi aerodinamika utama. Masalah bagi Ferrari bukan sekadar mencopot satu bagian kecil; di F1 modern, satu komponen yang hilang bisa merusak seluruh korelasi aliran udara ke bagian belakang mobil (rear-end balance). Jika terpaksa dicopot, Hamilton dan Leclerc mungkin akan menghadapi masalah ketidakstabilan mendadak di tikungan cepat Shanghai. Ini adalah taktik klasik rival untuk melemahkan pesaing terkuat mereka di luar lintasan.
• Komponen: Aerodynamic Fins pada struktur Halo.
• Keluhan Rival: Melanggar batas Standard Safety Component.
• Risiko: Diskualifikasi atau kewajiban pencopotan komponen.
• Dampak Teknis: Mengganggu Korelasi Aliran Udara ke sayap belakang.
Langkah selanjutnya bagi Anda adalah memantau keputusan resmi delegasi teknis FIA (Nikolas Tombazis) sebelum sesi pemeriksaan teknis (*scrutineering*) dimulai. Apakah Anda ingin saya membantu merinci aturan spesifik FIA mengenai lampiran pada struktur Halo untuk melihat seberapa kuat argumen Ferrari?




