Waspada Mercedes: Charles Leclerc Sebut Kecepatan Balap Tim Silver Arrows Sangat Mengesankan di Melbourne
Baca dalam 60 detik
- Charles Leclerc terkesan dengan kecepatan balap (long run) Mercedes yang dinilai sangat konsisten pada hari Jumat di Melbourne.
- Ferrari masih mencari jawaban teknis setelah eksperimen setelan mobil Leclerc tidak berjalan sesuai harapan di sesi FP2.
- Leclerc memprediksi Mercedes saat ini memimpin dalam hal performa balapan, mengungguli Red Bull, McLaren, dan Ferrari sendiri.

Waspada Mercedes: Charles Leclerc Sebut Kecepatan Balap Tim Silver Arrows Sangat Mengesankan di Melbourne
Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, memberikan pengakuan jujur mengenai performa rival mereka, Mercedes, usai sesi latihan hari Jumat di GP Australia 2026. Meskipun Oscar Piastri memuncaki catatan waktu tercepat di sesi latihan bebas kedua (FP2), Leclerc justru menyoroti konsistensi kecepatan balap (race pace) yang ditunjukkan oleh George Russell dan Kimi Antonelli dalam simulasi long run.
Leclerc, yang menyelesaikan hari pertama di posisi kelima, mengakui bahwa Mercedes tampak satu langkah di depan dalam hal performa berkelanjutan. Menurutnya, peta kekuatan di Melbourne saat ini menempatkan Mercedes di puncak, diikuti oleh Red Bull, McLaren, dan kemudian Ferrari yang masih harus bekerja keras mencari setelan terbaik.
ANALISIS PERFORMA TIM PADA SESI JUMAT (MELBOURNE)
| Aspek Analisis | Detail Pengamatan |
|---|---|
| Keunggulan Mercedes | Menunjukkan konsistensi luar biasa dalam simulasi balap jarak jauh dengan ban yang aus. |
| Kendala Ferrari | Eksperimen setelan agresif pada mobil Leclerc gagal membuahkan hasil, memaksanya kembali ke pengaturan dasar untuk hari Sabtu. |
| Peta Kekuatan (Lari Jarak Jauh) | 1. Mercedes, 2. Red Bull, 3. McLaren, 4. Ferrari. |
Leclerc secara terbuka mengakui bahwa sirkuit Albert Park, bersama dengan Shanghai, merupakan dua lintasan paling sulit baginya di kalender balap. Namun, pembalap asal Monako tersebut menolak untuk menjadikannya alasan dan justru merasa tertantang untuk membalikkan keadaan pada sesi kualifikasi esok hari.
Tim teknis Ferrari kini tengah berpacu dengan waktu untuk menganalisis data rekan setim Leclerc, Lewis Hamilton, yang mampu tampil lebih kompetitif di posisi keempat. Harapan bagi Tifosi tetap ada, asalkan skuad Maranello mampu menemukan "jendela operasional" yang tepat bagi mobil SF-26 mereka sebelum kualifikasi dimulai.



