Veda Ega Pratama Finis Runner-up di Sepang, Posisi Klasemen Moto3 2026 Merangkak ke Peringkat Tujuh
Baca dalam 60 detik
- Veda Ega Pratama menutup balapan Moto3 Malaysia di urutan kedua, menambah 20 poin dan menaikkan posisinya ke peringkat tujuh klasemen dengan koleksi 131 poin.
- Aksi menyalip pada lap terakhir menjadi penentu podium kedua pembalap asal Gunungkidul itu, meski sempat terlempar ke posisi empat beberapa lap sebelumnya.
- Dengan musim yang masih menyisakan beberapa seri, konsistensi Veda menjadi kunci untuk menembus posisi yang lebih tinggi di klasemen akhir.

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama kembali menorehkan hasil impresif di ajang Moto3 2026. Dalam balapan yang digelar di Sirkuit Sepang, Selangor, Malaysia, Minggu (1/11/2026), remaja 17 tahun itu finis di posisi kedua, menambah 20 poin dan mengerek posisinya di klasemen pembalap ke peringkat tujuh dengan total 131 poin.
Hasil ini menjadi podium kedua Veda sepanjang musim perdananya di Moto3. Ia hanya terpaut sekitar tiga detik dari Maximo Quiles, pembalap CFMOTO Aspar Team yang sudah memastikan diri sebagai juara dunia Moto3 2026. Sementara itu, posisi ketiga diisi oleh Alvaro Carpe dari Red Bull KTM.
Balapan berlangsung sengit. Start dari posisi kedelapan, Veda langsung merangsek ke lima besar. Selama beberapa lap, ia membuntuti David Almansa (Intact GP) yang berada di posisi keempat, sementara Hakim Danish (MT Helmets) dan Carpe berada di depannya. Memasuki lap kesembilan, Veda mulai agresif dan sempat menyalip ketiganya untuk merebut posisi kedua. Namun, empat lap kemudian ia kembali melorot ke urutan keempat.
Pada lap-lap akhir, pertarungan di belakang Quiles memanas. Veda dan Almansa bergantian mengisi posisi kedua dan ketiga, dengan Carpe juga ikut menempel. Manuver cerdas Veda di tikungan terakhir membawanya kembali ke posisi kedua dan bertahan hingga garis finis.
Bagi Indonesia, pencapaian Veda di pentas dunia ini menjadi angin segar di tengah keterbatasan pembalap nasional yang mampu bersaing di level internasional. Keberadaannya di Moto3 tidak hanya mengharumkan nama bangsa, tetapi juga membuka jalan bagi pembalap muda lain untuk menembus kompetisi global. Prestasi ini diharapkan dapat memacu perkembangan motorsport tanah air, terutama dalam hal pembinaan usia dini dan dukungan sponsor.
"Saya sangat senang bisa finis kedua di sini. Tim telah bekerja keras dan saya hanya berusaha memberikan yang terbaik. Klasemen masih panjang, saya akan terus berjuang di setiap balapan," ujar Veda usai balapan, seperti dikutip dari rilis resmi tim.
Dengan hasil ini, Veda masih berpeluang memperbaiki posisinya di klasemen akhir. Musim Moto3 2026 menyisakan beberapa seri lagi, dan konsistensi menjadi kunci. Jika mampu menjaga performa, bukan tidak mungkin ia menembus lima besar klasemen. Pertanyaannya, mampukah Veda mempertahankan momentum dan menutup musim dengan hasil gemilang?



