Leclerc Kuasai Latihan Bebas Meksiko, Hamilton Alami Masalah Mesin
Baca dalam 60 detik
- Charles Leclerc mencatat waktu tercepat di kedua sesi latihan bebas GP Meksiko, mengungguli Lando Norris dan George Russell.
- Lewis Hamilton terhenti di sesi FP2 akibat kehilangan tenaga, sementara Max Verstappen terlibat insiden yang menyebabkan bendera merah.
- Dominasi Ferrari di hari Jumat menjadi sinyal persaingan ketat di sirkuit dengan grip rendah, menjelang kualifikasi dan balapan.

Charles Leclerc memastikan diri sebagai pembalap tercepat pada sesi latihan bebas kedua (FP2) Grand Prix Meksiko, Jumat waktu setempat. Pembalap Ferrari itu membukukan waktu 1 menit 17,827 detik di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez, mengungguli Lando Norris (McLaren) dan George Russell (Mercedes).
Keberhasilan Leclerc ini menjadi modal berharga bagi Ferrari, terlebih tim asal Maranello tersebut harus kehilangan Lewis Hamilton lebih awal. Juara dunia tujuh kali itu terpaksa menghentikan mobilnya di tikungan ketiga setelah kehilangan tenaga di lintasan lurus utama, sekitar 28 menit setelah sesi dimulai. Insiden Hamilton sempat memicu periode Virtual Safety Car (VSC) singkat.
Meski demikian, Leclerc tampil impresif sejak awal. Ia sempat memimpin dengan ban medium sebelum akhirnya beralih ke ban lunak dan mencatat waktu terbaiknya. Norris, yang menjadi pesaing terdekat, tertinggal hanya 0,103 detik. Sementara Russell menempel ketat di posisi ketiga dengan selisih 0,003 detik dari Norris, menunjukkan persaingan di papan atas sangat rapat.
Sesi FP2 sendiri sempat dihentikan sementara akibat insiden antara Max Verstappen dan Liam Lawson. Keduanya bersenggolan di sektor stadion, menyebabkan serpihan mobil berhamburan ke lintasan. Verstappen, yang saat itu menggunakan ban lunak, harus puas finis di posisi kelima dengan waktu 1 menit 18,138 detik. Sementara Lawson, pembalap Racing Bulls, menempati urutan kesembilan.
Di sisi lain, performa gemilang Leclerc tidak lepas dari karakteristik sirkuit yang memiliki grip rendah. Perkembangan kondisi lintasan (track evolution) menjadi faktor krusial, di mana pembalap yang mampu beradaptasi cepat dengan permukaan aspal yang semakin membaik dapat mencatat waktu lebih baik. Hal ini terlihat dari peningkatan waktu Leclerc dari FP1 (1 menit 18,128 detik) ke FP2.
"Saya pikir kami memiliki kecepatan yang baik, tetapi masih ada pekerjaan rumah untuk memastikan mobil kompetitif di kualifikasi," ujar Leclerc usai sesi, seperti dikutip Motorsport.com.
Menariknya, sesi latihan bebas pertama (FP1) diwarnai kehadiran sepuluh pembalap rookie yang menggantikan pembalap reguler, termasuk Leonardo Fornaroli yang mengendarai mobil Norris. Namun, pada FP2, susunan pembalap kembali normal, dan persaingan pun semakin ketat.
Bagi tim Mercedes, hasil ini menjadi sinyal positif setelah Russell dan Antonelli konsisten berada di grup terdepan. Sementara itu, Verstappen dan Red Bull masih berusaha menemukan setelan terbaik, terlihat dari insiden yang melibatkan pembalap Belanda tersebut. Sesi latihan bebas ini juga menjadi ajang uji coba strategi ban, dengan semua kompon (lunak, medium, keras) digunakan oleh tim-tim top.
Dengan dominasi Ferrari di hari Jumat, akankah Leclerc mampu mempertahankan momentum di kualifikasi dan balapan? Ataukah Norris dan Russell yang justru tampil lebih kuat saat sesi penentuan? Jawabannya akan terungkap dalam kualifikasi GP Meksiko, Sabtu malam nanti.



