Final Fantasy XIV: Evercold Mundur Tiga Pekan, Yoshida Pilih Kualitas daripada Jadwal
Baca dalam 60 detik
- Square Enix menunda peluncuran ekspansi Evercold dari akhir Januari ke 19 Februari 2025 untuk early access dan 23 Februari 2025 untuk rilis penuh.
- Penundaan ini diambil meski fitur utama sudah hampir rampung, demi memastikan semua janji fitur baru berjalan tanpa bug.
- Evercold membawa perubahan besar pada sistem progresi dan gaya bertarung, berpotensi mengubah cara pemain menikmati FFXIV.

Square Enix secara resmi menggeser jadwal peluncuran ekspansi Final Fantasy XIV: Evercold dari akhir Januari ke 19 Februari 2025 untuk early access dan 23 Februari 2025 untuk rilis penuh. Pengumuman disampaikan langsung oleh produser Naoki Yoshida dalam gelaran Fan Fest Tokyo, menandai penundaan tiga pekan yang disebut sebagai keputusan sadar demi kualitas.
Yoshida menjelaskan bahwa tim pengembangan sebenarnya hampir mencapai target waktu yang ditetapkan. Namun, ia memilih menunda peluncuran agar seluruh fitur yang dijanjikan dapat hadir dalam kondisi matang. "Kami hampir bisa menyelesaikannya tepat waktu, tetapi ini dilakukan untuk memastikan kami bisa memenuhi banyak janji yang telah dibuat," ujarnya, seperti dikutip dari pengumuman resmi.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Evercold membawa sejumlah pembaruan fundamental yang berpotensi mengubah pengalaman bermain. Salah satunya adalah sistem progresi misi cerita utama yang lebih terbuka, memungkinkan pemain mengejar alur cerita secara tidak linear. Ada pula sistem penyesuaian otomatis yang menyelaraskan level musuh dan tingkat kesulitan tugas dengan level pemain, sehingga pemain dengan level berbeda tetap bisa bermain bersama tanpa hambatan berarti.
Selain itu, Evercold mengubah sistem progresi dari harian menjadi mingguan. Pemain yang tidak dapat bermain selama beberapa hari tidak akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan hadiah, dan bahkan dapat mengejar poin dari minggu-minggu sebelumnya. Perubahan ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas lebih bagi pemain dengan jadwal padat.
Yang tak kalah penting, ekspansi ini memperkenalkan gaya bertarung Evolved yang bertujuan menyederhanakan pertarungan. Yoshida menyebut timnya masih terus menyempurnakan sistem tersebut untuk semua job dan role action di luar konten Evercold. Square Enix berencana menggelar Live Letter khusus yang membahas cara kerja mode Evolved sebelum peluncuran.
"Kami berada di jalur yang tepat untuk menyelesaikan permainan sesuai tenggat, tetapi penundaan ini dilakukan agar kami dapat memenuhi banyak janji. Kami menghargai pengertian Anda saat kami mendekati garis akhir," kata Yoshida.
Bagi penggemar setia FFXIV, penundaan ini mungkin terasa sebagai angin segar. Sejarah industri game menunjukkan bahwa peluncuran yang terburu-buruh sering kali berujung pada masalah teknis dan kekecewaan pemain. Dengan mengambil waktu ekstra, Square Enix tampaknya ingin memastikan Evercold hadir tanpa cela, terutama karena ekspansi ini membawa perubahan besar pada mekanika inti yang telah lama melekat.
Meski demikian, penundaan tetap menimbulkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap jadwal konten berikutnya. Apakah penundaan ini akan memengaruhi siklus pembaruan pasca-rilis? Square Enix belum memberikan keterangan lebih lanjut. Yang jelas, para pemain kini memiliki tanggal pasti untuk bersiap: pre-order dibuka 4 November, dan early access dimulai 19 Februari, dengan syarat memiliki langganan aktif, telah memesan ekspansi, dan telah mendaftarkan kode bonus pre-order sebelum tanggal tersebut.
Final Fantasy XIV sendiri tersedia di berbagai platform, termasuk Mac, Nintendo Switch 2, PlayStation 4, PlayStation 5, Windows PC, dan Xbox Series X. Dengan basis pemain yang luas, keputusan penundaan ini akan diawasi ketat oleh komunitas global, termasuk di Indonesia yang memiliki basis pemain MMO cukup besar. Apakah kualitas yang dijanjikan akan terbayar? Waktu yang akan membuktikan, tetapi Yoshida tampaknya ingin memastikan bahwa ketika Evercold tiba, ia datang sebagai pengalaman yang utuh.



