Leclerc Tercepat di FP1 Meksiko, Debutan Antonelli dan Vesti Kejutkan Ferrari
Baca dalam 60 detik
- Charles Leclerc mencatat waktu terbaik 1 menit 18,128 detik di sesi latihan bebas pertama GP Meksiko, unggul 0,659 detik atas Kimi Antonelli.
- Sepuluh pembalap debutan tampil di FP1, termasuk Frederik Vesti yang menempati posisi ketiga, sementara Oscar Piastri kesulitan dan hanya finis kesembilan.
- Hasil ini menjadi sinyal awal persaingan di Autodromo Hermanos Rodriguez, dengan sesi kualifikasi dan balapan yang masih terbuka lebar.

Charles Leclerc memulai akhir pekan GP Meksiko dengan sinyal kuat. Pembalap Ferrari itu menorehkan waktu tercepat di sesi latihan bebas pertama (FP1) di Autodromo Hermanos Rodriguez, Jumat (25/10/2024) waktu setempat, dengan catatan 1 menit 18,128 detik. Ia unggul 0,659 detik atas pembalap debutan Mercedes, Kimi Antonelli, yang menempati posisi kedua.
Sesi ini menjadi ajang unjuk gigi bagi sepuluh pembalap muda yang mengisi kursi tim. Hampir semua tim, kecuali Ferrari, menurunkan pembalap rookie di FP1โsebuah strategi yang lazim di Meksiko karena karakter sirkuit yang jarang digunakan sepanjang tahun membuat kondisi trek kurang representatif untuk pengujian komponen utama. Frederik Vesti, yang menggantikan George Russell di Mercedes, melengkapi trio teratas dengan waktu 1 menit 18,861 detik, hanya terpaut 0,080 detik dari Antonelli.
Dominasi Leclerc dan Antonelli terlihat sejak awal sesi. Leclerc sempat memimpin dengan 1 menit 21,965 detik, namun catatan waktu terus membaik seiring trek yang semakin lengket. Antonelli, yang menggunakan ban keras, sempat mencatat 1 menit 20,155 detik sebelum Leclerc kembali memperbaiki waktu menjadi 1 menit 19,197 detik. Memasuki paruh kedua sesi, keduanya beralih ke ban lunak dan langsung melesat. Leclerc mencatat 1 menit 18,128 detik, sementara Antonelli tertinggal 0,659 detik.
Di luar trio teratas, sejumlah pembalap menghadapi tantangan berarti. Oscar Piastri, yang tahun lalu kehilangan pimpinan klasemen di sirkuit ini, tampak kesulitan mengeluarkan performa dari mobil McLaren MCL40. Ia hanya menempati posisi kesembilan, terpaut 1,248 detik dari Leclerc. Rekan setimnya, Leonardo Fornaroli, juga sempat keluar lintasan di sektor pertama. Sementara itu, pembalap pengganti Audi, Freddie Slater, dihantam masalah teknis.
Max Verstappen, yang biasanya menjadi ancaman utama, tidak tampil di FP1 karena kursinya diisi oleh juara Super Formula, Ayumu Iwasa. Pembalap Jepang itu tampil impresif dengan menempati posisi kelima, hanya terpaut 0,985 detik dari Leclerc setelah mencatat 1 menit 19,113 detik menggunakan ban medium. Sementara itu, Lewis Hamilton, yang bergabung dengan Ferrari musim ini, finis keempat dengan selisih 0,738 detik.
"Sesi ini benar-benar sulit karena kondisi trek sangat berbeda dari biasanya. Tapi kami berhasil mengumpulkan data penting untuk sisa akhir pekan," ujar Leclerc usai sesi, seperti dikutip Motorsport.com.
Bagi tim-tim papan atas, FP1 di Meksiko memang lebih dari sekadar uji coba. Sirkuit yang terletak di ketinggian 2.285 meter di atas permukaan laut ini memiliki karakter unik: udara tipis mengurangi downforce dan pendinginan mesin, sehingga tim harus cermat menyeimbangkan setup mobil. Kesempatan menurunkan pembalap muda di sesi pertama menjadi keuntungan tersendiri untuk mengumpulkan data tanpa mengorbankan posisi pembalap utama di sesi kualifikasi dan balapan.
Namun, hasil FP1 tidak selalu menjadi indikator akurat untuk balapan. Pada 2023, Piastri kehilangan pimpinan klasemen di Meksiko setelah tersingkir di tikungan pertama. Kini, dengan format sprint yang tidak berlaku di Meksiko, sesi kualifikasi pada Sabtu akan menjadi penentu sesungguhnya. Leclerc dan Ferrari perlu membuktikan bahwa kecepatan mereka di FP1 bisa dipertahankan di bawah tekanan, sementara Mercedes menunjukkan bahwa lini pembalap mudanya mampu bersaing di level atas.
Pertanyaan besarnya: apakah kecepatan Leclerc akan berlanjut ke sesi kualifikasi, ataukah Verstappen dan Hamilton yang akan bangkit? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa jam ke depan.



