Everton Incar Tiago Gabriel, Lecce Pasang Harga Rp400 Miliar
Baca dalam 60 detik
- Everton resmi menanyakan ketersediaan bek tengah Lecce, Tiago Gabriel, menjelang bursa transfer Januari.
- Lecce memperpanjang kontrak Gabriel hingga 2030 dan menetapkan banderol 21-26 juta pounds, jauh di atas harga belinya.
- Persaingan ketat dengan Fiorentina dan AC Milan membuat Everton harus bergerak cepat atau beralih ke target lain.

Everton telah mengajukan pertanyaan resmi kepada Lecce mengenai kemungkinan merekrut bek tengah Tiago Gabriel pada bursa transfer Januari mendatang. Langkah ini menjadi sinyal bahwa manajer David Moyes serius memperkuat lini belakang setelah serangkaian hasil kurang stabil di paruh pertama musim.
Menurut laporan jurnalis Italia Niccolรฒ Ceccarini dari TUTTOmercatoWEB, diskusi antara pihak Everton dan Lecce sudah berlangsung. Gabriel, pemain berkebangsaan Portugal, menjadi salah satu nama yang masuk dalam daftar belanja The Toffees. Namun, Everton tidak sendirian. Fiorentina dikabarkan telah lebih dulu menghubungi agen pemain, sementara AC Milan pernah mengajukan tawaran yang ditolak karena dianggap kurang memenuhi ekspektasi Lecce.
Lecce sendiri telah memperkuat posisi mereka dengan memperpanjang kontrak Gabriel hingga 2030. Klub Serie A itu menetapkan harga antara 21 juta hingga 26 juta pounds, atau sekitar Rp400 miliar hingga Rp495 miliar. Angka tersebut merupakan keuntungan besar mengingat Lecce hanya membayar sekitar 1 juta pounds kepada Estrela Amadora untuk mendapatkan jasa Gabriel. Klub mantan pemain itu juga masih memegang 10 persen dari nilai penjualan di masa depan.
Bagi Everton, ketertarikan pada Gabriel bukan tanpa alasan. Lini belakang menjadi salah satu sektor yang perlu ditambah kedalaman, terlebih jika melihat performa tim di awal musim. Moyes disebut ingin mendatangkan bek tengah muda yang bisa menjadi investasi jangka panjang. Gabriel, yang disebut sebagai salah satu "revelation" atau penemuan terbesar Serie A musim ini, masuk dalam kriteria tersebut.
Namun, upaya Everton untuk mendapatkan Gabriel tidak akan mudah. Selain kompetisi dari klub-klub Italia, status Gabriel sebagai pemain muda dengan kontrak panjang membuat Lecce berada di posisi yang kuat. Klub sekelas Everton harus mempertimbangkan apakah harga yang diminta sebanding dengan potensi yang dimiliki pemain berusia 21 tahun itu.
Sebelumnya, Everton juga dikaitkan dengan sejumlah nama untuk memperkuat lini serang. Marcus Rashford menjadi buruan utama, tetapi masalah gaji mencapai 325 ribu pounds per pekan menjadi hambatan besar. Alternatif seperti Esteban Lepaul (Rennes) dan Dion Beljo (Dinamo Zagreb) juga masuk radar. Di lini belakang, nama Rayan Ait-Nouri sempat disebut, tetapi aturan Premier League yang membatasi satu pemain pinjaman dari klub yang sama membuat peluang itu rumit karena Jack Grealish sudah dipinjam dari Manchester City.
Dengan daftar target yang panjang, Everton harus cermat memilih mana yang prioritas. Perekrutan Gabriel bisa menjadi langkah strategis untuk memperkuat pertahanan, tetapi harga tinggi dan persaingan ketat menjadi tantangan tersendiri. Jika gagal, Moyes perlu segera mengalihkan fokus ke opsi lain agar tidak kehabisan waktu di bursa Januari yang singkat.
Keputusan akhir akan bergantung pada negosiasi dan kesediaan Lecce menurunkan harga. Sementara itu, Everton terus memantau perkembangan, dan publik sepak bola Indonesia pun menantikan apakah Gabriel akan menjadi bagian dari proyek Moyes di Goodison Park.



