Setelah 8 Tahun Senyap, Bethesda Siap Buka Suara Soal The Elder Scrolls 6
Baca dalam 60 detik
- Bethesda dikabarkan akan mengumumkan judul resmi The Elder Scrolls 6: Sentinel bertepatan dengan 15 tahun Skyrim pada November mendatang.
- Laporan menyebut game akan berlatar Hammerfell dan mengangkat sejarah Elder Scrolls, mirip pendekatan Starfield dalam mengungkap artefak kuno.
- Pengumuman ini berpotensi mengakhiri paceklik informasi yang telah berlangsung sejak teaser perdana delapan tahun lalu.

Delapan tahun setelah teaser perdananya dirilis, The Elder Scrolls 6 akhirnya memberi secercah harapan bagi para penggemar setia Bethesda. Menurut laporan The Verge yang dikutip Polygon, studio asal Maryland itu bersiap mengumumkan judul resmi game tersebut—diyakini sebagai The Elder Scrolls 6: Sentinel—bertepatan dengan peringatan 15 tahun peluncuran Skyrim pada 11 November mendatang.
Kabar ini menjadi oase di tengah gurun informasi yang telah lama mengering. Sejak diumumkan pada 2018 silam, Bethesda nyaris tidak pernah membocorkan detail substantif mengenai sekuel Skyrim tersebut. Bahkan, saat mengumumkan pengembangan game Fallout baru, studio itu menegaskan bahwa fokus utama mereka tetap pada The Elder Scrolls 6. Baru pada 2025, Bethesda menyatakan bahwa game tersebut sudah dapat dimainkan secara penuh, dan setahun kemudian CEO Xbox Asha Sharma sempat menyebutnya sebagai pengalaman yang menyenangkan.
Laporan terbaru ini juga mengungkap bahwa The Elder Scrolls 6 akan mengambil latar Hammerfell, wilayah gurun di benua Tamriel yang kaya akan sejarah dan konflik politik. Alur ceritanya disebut akan menelusuri sejarah bangsa Elder Scrolls itu sendiri, dengan pemain diajak mengungkap misteri artefak-artefak kuno—pendekatan naratif yang sekilas mengingatkan pada Starfield, game luar angkasa Bethesda yang dirilis 2023.
Nama "Sentinel" sendiri bukanlah spekulasi liar belaka. Sejumlah penggemar telah lama menduga subtitle tersebut setelah menemukan apa yang diyakini sebagai Easter egg dalam trailer awal Starfield. Petunjuk lain datang dari unggahan media sosial Asha Sharma yang semakin memperkuat dugaan. Jika laporan ini akurat, maka teka-teki yang selama ini menghantui komunitas akhirnya akan terjawab.
Meski demikian, pengumuman judul belumlah segalanya. Sejauh ini, satu-satunya materi visual yang tersedia hanyalah trailer pengumuman berdurasi kurang dari satu menit yang lebih banyak menampilkan suasana daripada substansi. Para penggemar tentu berharap momen peringatan 15 tahun Skyrim juga disertai dengan tangkapan layar, trailer sinematik, atau bahkan bocoran gameplay. Namun, perlu dicatat bahwa The Elder Scrolls 6 masih diperkirakan baru akan rampung beberapa tahun lagi, sehingga ekspektasi terhadap demo permainan mungkin perlu ditahan.
Bagi industri game global, penantian panjang ini menjadi cermin betapa besarnya bobot warisan Skyrim. Game yang dirilis 2011 itu telah terjual lebih dari 60 juta kopi dan menjadi salah satu RPG paling berpengaruh sepanjang masa. Bethesda berada di bawah tekanan untuk memenuhi ekspektasi yang mungkin tidak realistis, terlebih setelah peluncuran Starfield yang menuai beragam respons. Pengumuman yang lebih konkret menjadi langkah penting untuk membangun kembali antusiasme tanpa terjebak overpromising.
Di Indonesia sendiri, komunitas penggemar The Elder Scrolls tersebar di berbagai forum dan server Discord, dengan Skyrim tetap menjadi salah satu game yang paling banyak dimodifikasi secara lokal. Momen peringatan 15 tahun ini bisa menjadi pemicu gelombang baru konten kreator, dari ulasan hingga mod showcase, yang berpotensi menghidupkan kembali diskusi seputar waralaba ini di kanal media sosial dalam negeri.
Jika Bethesda benar-benar mengumumkan judul pada November nanti, pertanyaan berikutnya adalah seberapa jauh pengungkapan yang akan mereka berikan. Apakah hanya sekadar nama, atau juga tanggal rilis dan trailer gameplay? Satu hal yang pasti: setelah delapan tahun menunggu, penggemar pantas mendapatkan lebih dari sekadar isyarat.



