Man United Incar Calvin Bassey, Langkah Awal Tinggalkan Lisandro Martinez?
Baca dalam 60 detik
- Manchester United dikabarkan tengah menjajaki transfer bek Fulham, Calvin Bassey, untuk memperkuat lini belakang di bawah asuhan Michael Carrick.
- Bassey yang juga diincar Newcastle United dinilai sebagai opsi murah karena kontraknya berakhir musim panas mendatang, sekaligus menjadi pengganti potensial Lisandro Martinez yang kemungkinan hengkang.
- Langkah ini memicu pertanyaan tentang strategi perekrutan United yang tengah menjadi sorotan, terutama setelah kritik terhadap direktur sepak bola Jason Wilcox.

Manchester United dikabarkan sedang mempertimbangkan langkah mengejutkan untuk merekrut bek Fulham, Calvin Bassey, di tengah tekanan yang meningkat pada manajer Michael Carrick dan jajaran direksi. Menurut laporan jurnalis TEAMtalk, Graeme Bailey, United tertarik pada pemain internasional Nigeria tersebut, yang juga menjadi target Newcastle United. Ketertarikan ini muncul saat Setan Merah berupaya memperkuat skuad, terutama lini belakang, menjelang jendela transfer mendatang.
Bassey, 26 tahun, memiliki kontrak di Fulham yang akan berakhir pada musim panas mendatang, meskipun klub London barat itu memiliki opsi perpanjangan satu tahun. Situasi kontrak ini membuatnya menjadi opsi yang relatif terjangkau dibandingkan target mapan lain di Premier League. Kemampuannya bermain sebagai bek tengah maupun bek kiri menjadi daya tarik tersendiri, terutama dengan kemungkinan kepergian Lisandro Martinez yang dikaitkan dengan Barcelona.
Tekanan di Old Trafford tidak hanya dirasakan Carrick, tetapi juga direktur sepak bola Jason Wilcox. Kritik tajam dilontarkan atas strategi perekrutan musim panas lalu, khususnya kegagalan mendatangkan striker tambahan dan bek kiri. Cedera yang menimpa Benjamin Sesko dan Luke Shaw semakin memperlihatkan kerentanan skuad. Meski demikian, Wilcox disebut siap memperbaiki kesalahan tersebut pada jendela transfer 2027 mendatang.
Dalam konferensi pers menjelang laga melawan Chelsea, Carrick menegaskan tidak membutuhkan jaminan terkait posisinya. "Saya tidak perlu jaminan dari siapa pun. Saya sangat memahami posisi ini, pekerjaan ini, tanggung jawab ini, dan apa yang menyertainya," ujarnya. Ia menambahkan fokusnya adalah mencari solusi atas permasalahan tim, bukan memikirkan spekulasi eksternal.
"Kekecewaan setelah pertandingan dan hasilnya jelas. Yang terpenting adalah bagaimana kami bisa bangkit, apa yang bisa diperbaiki, dan bersiap untuk laga melawan Chelsea. Itu fokus utama saya," kata Carrick.
Carrick juga menyampaikan kabar baik terkait kondisi Kobbie Mainoo yang mulai berlatih kembali. "Kabar baik, Kobbie sudah sedikit berlatih kemarin, jadi dia sudah kembali ke grup. Itu positif," imbuhnya. Kembalinya Mainoo diharapkan menambah opsi di lini tengah saat United menghadapi jadwal padat.
Meskipun demikian, langkah mendatangkan Bassey dinilai belum tentu meredakan kritik terhadap strategi transfer United. Sejumlah pengamat menilai perekrutan bek dengan harga relatif murah tidak akan menyelesaikan masalah mendasar, seperti kurangnya kedalaman skuad dan kualitas di posisi kunci. Jika United benar-benar menggaet Bassey, langkah ini bisa dilihat sebagai tambalan sementara daripada solusi jangka panjang.
Ke depan, keputusan United untuk mengejar Bassey akan menjadi indikasi arah kebijakan transfer di bawah kepemilikan Sir Jim Ratcliffe, yang dikabarkan sedang mempertimbangkan perombakan besar. Apakah langkah ini akan menjadi awal perbaikan atau justru menambah keraguan terhadap visi klub? Waktu yang akan menjawab, tetapi tekanan untuk segera berbenah semakin besar.



