Leclerc Bertekad Tak Absen meski Bayi Pertama Lahir di Tengah Musim F1 2026
Baca dalam 60 detik
- Charles Leclerc menegaskan komitmennya untuk tetap turun di setiap grand prix meski istrinya, Alexandra, diperkirakan melahirkan pada pekan-pekan terakhir musim 2026.
- Ferrari menyiapkan Dino Beganovic sebagai pembalap pengganti utama, sementara Antonio Giovinazzi terhalang komitmen di WEC.
- Posisi Ferrari di klasemen konstruktor relatif aman, sehingga absennya Leclerc di satu balapan tidak akan mengancam peringkat kedua.

Charles Leclerc memastikan tidak akan melewatkan satu pun grand prix musim ini, kendati sang istri, Alexandra, dijadwalkan melahirkan anak pertama mereka pada pekan-pekan terakhir Formula 1 2026. Pernyataan itu disampaikan pembalap asal Monako tersebut di Austin, menjelang rangkaian balapan jarak jauh yang dimulai di Mexico City akhir pekan ini.
Leclerc dan Alexandra memang belum mengungkap tanggal persalinan. Namun, penampilan terakhir Alexandra di paddock terjadi di Madring pada September lalu, memberi petunjuk bahwa kelahiran kemungkinan besar berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Dengan lima balapan tersisa yang tersebar di benua berbeda, Leclerc akan menjalani jadwal penerbangan padat sambil berusaha semaksimal mungkin berada di rumah di sela-sela balapan.
"Saya rasa tidak akan absen, tetapi saya akan melakukan segala cara agar bisa berada di rumah sebanyak mungkin di antara balapan-balapan itu," ujar Leclerc, seperti dikutip Motorsport.com. "Jadi, mungkin saya tiba agak terlambat. Namun, saya akan tetap membalap pada hari Minggu."
Meski demikian, Ferrari tidak tinggal diam. Tim asal Maranello itu dilaporkan telah menyiapkan pembalap pengganti jika situasi berubah. Nama Dino Beganovic muncul sebagai kandidat terkuat untuk mendampingi Lewis Hamilton. Pembalap muda asal Swedia berusia 22 tahun itu saat ini berkompetisi di Formula 2, tetapi sudah memiliki pengalaman mengemudikan mobil Ferrari 2026. Ia pernah menjajal mobil Hamilton pada sesi latihan bebas pertama di Barcelona, dan kembali tampil di FP1 Austria dengan mobil Leclerc. Beganovic juga dijadwalkan menjadi pembalap cadangan resmi Ferrari pada 2027.
Opsi lain yang tersedia adalah Antonio Giovinazzi, pembalap cadangan senior Ferrari. Ia pernah membalap di F1 bersama Alfa Romeo pada 2019โ2021 dan kini aktif di Kejuaraan Ketahanan Dunia (WEC) bersama Ferrari AF Corse. Namun, Giovinazzi bukan pilihan utama dan akan tidak tersedia pada akhir pekan Grand Prix Brasil karena komitmennya di WEC. Sementara itu, pembalap junior Ferrari, Ollie Bearman, sudah memiliki kursi di Haas, dan Rafael Camara belum pernah menjalani sesi F1, sehingga keduanya sangat kecil kemungkinan dipanggil.
Dari sisi kompetisi, posisi Ferrari cukup aman. Meski Leclerc absen di satu balapan, tim tidak akan kehilangan peringkat kedua di klasemen konstruktor. Leclerc sendiri sedang dalam performa apik dengan finis kedua di Singapura dan Austin. Ia menyatakan keyakinannya bisa meraih kemenangan sebelum musim berakhir. "Saya yakin kami punya peluang untuk menang sebelum akhir musim," ujarnya usai GP Amerika Serikat.
Keputusan Leclerc untuk tetap membalap demi menjaga peluang Ferrari di sisa musim menuai sorotan. Di satu sisi, ini menunjukkan dedikasi tinggi terhadap tim; di sisi lain, situasi ini menguji kedalaman skuad Ferrari dalam mengantisipasi hal tak terduga. Jika Leclerc benar-benar harus absen, Beganovic akan menghadapi debut F1 yang menegangkan, meski sudah memiliki modal latihan bersama tim. Bagaimana pun, keputusan akhir tetap berada di tangan Leclerc dan keluarganya, sementara Ferrari harus siap dengan segala skenario.



