McTominay Cetak Trigol, Napoli Ditahan Roma 3-3; Allegri 'Tak Lucu' Usai Kartu Merah
Baca dalam 60 detik
- Scott McTominay membukukan trigol dalam laga yang berakhir 3-3, tetapi Napoli tetap gagal mengalahkan Roma yang belum terkalahkan di Serie A.
- Matías Soulé tampil sebagai motor serangan Roma dengan satu gol dan satu assist, memicu pujian dari pelatih Gian Piero Gasperini.
- Massimiliano Allegri diusir wasit setelah gol ketiga Roma dan menolak menjelaskan kekesalannya dengan alasan tidak cukup jernih untuk berkomentar.

Napoli harus puas berbagi angka dalam laga penuh drama melawan Roma di Stadion Diego Armando Maradona, Minggu (26/10/2026) dini hari WIB. Skor akhir 3-3 tercipta setelah kedua tim saling bergantian memimpin, dengan Scott McTominay menjadi bintang lewat trigolnya. Namun, hasil ini tetap menyisakan kekecewaan bagi tuan rumah yang gagal memanfaatkan momentum kebangkitan.
McTominay tampil dominan sejak awal babak kedua. Gol pertamanya lahir dari kemelut di depan gawang: sundulan jarak dekatnya ditepis Pierluigi Gollini, bola rebound ia sambar, dan setelah kiper Roma kembali menghalau, gelandang asal Skotlandia itu bangkit dan melepaskan tembakan keras ke dalam gawang. Itu adalah gol Serie A pertamanya musim ini setelah absen panjang akibat prosedur ablasi jantung pada September lalu.
Kembalinya McTominay memberi warna baru bagi Napoli. Sebelumnya, ia sempat tampil dalam dua kekalahan beruntun melawan Villarreal dan Venezia, yang memicu spekulasi mengenai masa depan pelatih Massimiliano Allegri. Namun, performa apik di Liga Champions melawan Bodø/Glimt—di mana McTominay mencetak dua gol—menjadi titik balik. Sayangnya, di laga melawan Roma, keunggulan Napoli tidak bertahan lama.
Roma bangkit lewat aksi Matías Soulé. Penyerang muda Argentina itu mencetak gol indah dari luar kotak penalti pada menit ke-69, memanfaatkan kerja sama one-two dengan Donyell Malen. Lima menit berselang, bek tengah Leonardo Balerdi menyamakan kedudukan melalui sepak pojok. Napoli kembali unggul berkat tembakan jarak jauh McTominay yang bersarang di tiang dekat, tetapi Balerdi lagi-lagi menjadi penyelamat Roma dengan sundulan pada menit ke-89.
"Soulé sedang dalam puncak kariernya, ia menjadi motor tim ini. Golnya luar biasa; kecepatan kaki dan gerakannya mengingatkan pada Messi," ujar Gasperini seusai laga.
Bagi Roma, hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di Serie A. Gasperini juga menyoroti peran Balerdi yang dipinjam dari Marseille dengan opsi pembelian, serta kapten Marten de Roon yang memberikan umpan silang untuk gol pertama Balerdi. Sementara itu, Allegri meninggalkan lapangan dengan rasa frustrasi. Ia diusir wasit setelah gol ketiga Roma dan sempat menyiratkan ketidakpuasan terhadap kepemimpinan wasit. Dalam wawancara singkat, Allegri mengaku "untuk pertama kali dalam 25 tahun, tidak cukup jernih untuk mengulas pertandingan ini".
Kekecewaan Allegri sebenarnya bisa diarahkan pada bek Sam Beukema, yang terjatuh saat duel dengan Balerdi sebelum gol penyeimbang tercipta. Rekaman menunjukkan kontak fisik ringan, tetapi Beukema tampak berlebihan menahan rasa sakit. Andai ia tetap berdiri dan menjaga Balerdi, gol mungkin bisa dicegah. Insiden ini menjadi penutup yang kurang elegan bagi pertandingan yang menghibur.
Meski kehilangan dua poin, Napoli menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Mencetak tiga gol ke gawang Roma yang dikenal solid bukanlah prestasi kecil. Dengan McTominay kembali bugar, Napoli berpeluang memperbaiki posisi ke-10 mereka dan bersaing untuk zona Liga Champions. Tantangannya adalah menjaga konsistensi dan ketenangan, seperti yang ditunjukkan McTominay saat mencetak trigol. Akankah Napoli mampu mempertahankan momentum ini hingga akhir musim?



