Tiga Pemain Asing Bersinar di Pekan Ketujuh: Kolinger dan Pereira Jadi Penentu
Baca dalam 60 detik
- Denis Kolinger menjadi aktor comeback Persija atas Persik Kediri dengan satu gol dan satu assist dalam rentang dua menit.
- Marcos Vinicius menyumbang dua assist saat Arema FC mengakhiri puasa kemenangan lima laga dengan skor 4-0.
- Miguel Pereira kembali tajam bagi Persebaya dengan satu gol jarak jauh dan satu assist kemenangan atas Madura United.

Pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 menegaskan bahwa pemain asing masih menjadi penentu hasil di kompetisi domestik. Tiga nama menonjol: Denis Kolinger (Persija Jakarta), Marcos Vinicius (Arema FC), dan Miguel Pereira (Persebaya Surabaya). Ketiganya tidak hanya tampil impresif secara individual, tetapi juga menjadi aktor kunci kemenangan tim masing-masing.
Persija Jakarta menghadapi situasi sulit saat menjamu Persik Kediri. Tertinggal lebih dulu lewat gol Imanol Garcia pada menit ke-10, Macan Kemayoran membutuhkan perubahan. Shin Tae-yong melakukan penyesuaian pada babak kedua, dan hasilnya terlihat. Kolinger, bek asal Kroasia, tampil beda pada momen-momen krusial. Ia mencetak gol penyeimbang pada menit ke-64 setelah memanfaatkan assist Rayhan Hannan. Dua menit berselang, peran Kolinger bergeser menjadi penyedia peluang: umpan matangnya dikonversi Rizky Ridho menjadi gol yang membalikkan keadaan menjadi 2-1. Kontribusi cepat ini menunjukkan nilai tambah pemain asing dalam situasi transisi.
Di Malang, Arema FC akhirnya memutus tren negatif lima pertandingan tanpa kemenangan. Kemenangan 4-0 atas Dewa United tidak lepas dari peran Marcos Vinicius. Winger asal Brasil itu menyumbang dua assist, masing-masing untuk gol Careca pada menit ke-50 dan Samuel Otusanya pada menit ke-65. Meski Careca menjadi pencetak dua gol, umpan-umpan Vinicius membuka ruang dan mempercepat serangan Singo Edan. Hasil ini menjadi sinyal kebangkitan tim setelah periode sulit.
Sementara itu, Persebaya Surabaya kembali merasakan dampak positif dari Miguel Pereira. Winger Portugal berusia 27 tahun itu tampil sejak menit awal dan langsung menciptakan gol spektakuler dari jarak jauh pada menit ke-22. Keunggulan tuan rumah atas Madura United bertahan, dan pada menit ke-90+6, Pereira kembali mencatatkan assist untuk gol Yann Mabella. Kemenangan 3-1 memastikan tiga poin penuh bagi Persebaya. Konsistensi Pereira menjadi catatan penting setelah sebelumnya sempat absen memberi kontribusi.
Ketiga penampilan ini memperlihatkan pola yang sama: pemain asing menjadi pembeda di momen-momen menentukan. Di liga yang kompetisinya semakin ketat, kemampuan individu untuk menciptakan gol atau assist dalam waktu singkat sering kali menentukan hasil akhir. Persija, Arema, dan Persebaya sama-sama meraih poin penuh berkat kontribusi langsung dari pemain asing mereka.
Ke depan, tantangannya adalah menjaga konsistensi. Pekan ketujuh baru awal musim, dan tim-tim yang mampu memaksimalkan peran pemain asingnya akan lebih diuntungkan dalam persaingan papan atas. Apakah Kolinger, Vinicius, dan Pereira bisa mempertahankan performa ini hingga akhir musim? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa pekan mendatang.



