Moyes dan Teka-teki Lini Tengah Everton: Hackney Menanti Peran Cahill di Piala Liga
Baca dalam 60 detik
- Everton menjamu Newcastle di Carabao Cup dengan sejumlah pemain inti diragukan tampil, membuka peluang bagi Hayden Hackney untuk tampil sejak menit awal.
- Hackney, rekrutan musim panas dari Middlesbrough, memiliki catatan umpan dan penciptaan peluang yang menonjol meski menit bermainnya terbatas.
- Jika diberi kepercayaan, gelandang 24 tahun itu berpotensi meniru jejak Tim Cahill sebagai penggerak lini tengah Everton di masa depan.

Everton akan menjamu Newcastle United di Hill Dickinson Stadium pada laga Carabao Cup, dan bagi David Moyes, pertandingan ini bukan sekadar soal tiket perempat final. Dengan sejumlah pemain kunci yang diragukan tampil, laga ini menjadi panggung bagi Hayden Hackney untuk membuktikan bahwa ia layak mendapat tempat reguler di lini tengah The Toffees.
Everton masih mengejar trofi pertama sejak 1995, dan momentum di kompetisi cup bisa menjadi jalan pintas untuk mengakhiri puasa gelar tersebut. Namun, Moyes dihadapkan pada persoalan komposisi: Jack Grealish yang absen karena sakit, Jarrad Branthwaite yang belum mendapat izin kembali setelah benturan dengan Emiliano Martinez, serta Vitaliy Mykolenko yang cedera saat melawan Arsenal. Kondisi ini memaksa Moyes merotasi skuad, dan kesempatan itu terbuka lebar bagi para pemain pelapis.
Di antara nama-nama yang mencuri perhatian adalah Tyler Dibling, yang tampil impresif di putaran sebelumnya dengan mencatatkan assist untuk gol kemenangan Charly Alcaraz melawan Wolves. Namun, sorotan utama tertuju pada Hackney, gelandang yang didatangkan dari Middlesbrough pada bursa transfer musim panas lalu. Meski baru sekali menjadi starter di liga, ia telah menunjukkan kualitasnya dalam menit-menit terbatas, termasuk assist saat bermain imbang 2-2 dengan Manchester United.
Perbandingan dengan Tim Cahill bukan tanpa dasar. Cahill, yang datang dari Millwall pada 2004, menjelma menjadi ikon Everton dengan 68 gol dalam 278 penampilan selama delapan tahun. Gaya permainannya yang agresif dan naluri mencetak gol dari lini kedua membuatnya dicintai publik Goodison Park. Hackney memang beroperasi lebih dalam, tetapi ia memiliki kemiripan dalam hal transisi dari Championship ke Premier League dan kemampuan membaca permainan.
"Hackney memiliki visi permainan yang luar biasa dan ketenangan di bawah tekanan. Ia bisa menjadi jangkar lini tengah Everton untuk waktu lama," ujar seorang pengamat taktis yang mengikuti perkembangan mantan pemain Middlesbrough tersebut.
Musim ini, Moyes masih belum menemukan kombinasi ideal di lini tengah. Duet gelandang yang ia pasang sering berubah-ubah, dan Hackney menjadi salah satu opsi yang paling menjanjikan. Dalam sistem dua gelandang bertahan, ia mampu menjadi penghubung antara pertahanan dan serangan, sekaligus memberi keseimbangan saat tim kehilangan bola. Statistik menunjukkan bahwa ia tidak hanya rapi dalam distribusi, tetapi juga agresif dalam merebut bola.
Bagi Everton, laga melawan Newcastle menjadi ujian sekaligus peluang. Newcastle asuhan Matthias Jaissle sedang dalam tren positif, dan The Magpies akan menjadi lawan yang sulit, terutama dengan kondisi skuad Everton yang tidak lengkap. Namun, di sinilah peran pemain pelapis diuji. Jika Hackney mampu tampil solid, ia tidak hanya membantu tim melaju, tetapi juga mengirim sinyal kepada Moyes bahwa ia siap menjadi pilihan utama di liga.
Keputusan Moyes untuk memberi Hackney menit bermain lebih banyak bukan sekadar soal rotasi. Ini tentang membangun fondasi untuk masa depan. Dengan usia 24 tahun, Hackney berada di fase emas perkembangannya. Ia butuh kepercayaan dan konsistensi untuk mencapai potensi maksimalnya. Jika ia terus diparkir di bangku cadangan, Everton berisiko menyia-nyiakan investasi besar yang telah dikeluarkan.
Pertanyaannya, apakah Moyes akan berani mengambil langkah itu sekarang? Laga melawan Newcastle bisa menjadi titik balik bagi Hackney, atau justru menjadi pengingat bahwa di sepak bola, bakat saja tidak cukup tanpa kesempatan. Publik Everton tentu berharap jawabannya adalah yang pertama.



