Tanpa Saka, Arsenal Temukan Penyerang Baru: Madueke Bersinar, Arteta Terkesan
Baca dalam 60 detik
- Arsenal menang 2-0 atas Everton dan menyamai poin Manchester City di puncak klasemen meski tanpa Bukayo Saka yang cedera paha.
- Noni Madueke tampil impresif dengan statistik melebihi Saka dalam hal peluang tercipta dan dribel sukses per 90 menit.
- Konsistensi Madueke akan menentukan apakah Arsenal mampu mempertahankan laju tanpa Saka hingga Desember.

Arsenal berhasil mengatasi absennya Bukayo Saka dengan meraih kemenangan 2-0 atas Everton di Emirates Stadium, Sabtu (4/10/2025). Dua gol dari Ezri Konsa dan Gabriel memastikan The Gunners menyamai poin Manchester City di puncak klasemen Premier League. Namun, di balik kemenangan itu, ada sosok Noni Madueke yang mencuri perhatian.
Saka harus menepi hingga Desember karena cedera paha, meninggalkan celah besar di sayap kanan. Meski demikian, performa apik Madueke membuat Arteta tak terlalu khawatir. Pemain pinjaman dari Chelsea itu tampil sebagai ancaman konstan bagi pertahanan Everton, dengan tiga dribel sukses, lima progressive carries, dua peluang tercipta, dan tiga tembakan.
Arteta pun memuji penampilan Madueke. "Saya sangat terkesan. Kehadirannya sangat penting karena cedera yang dialami Bukayo dan Christos. Saya menyukainya, dan jika ia terus mengubah kapasitasnya menjadi lebih konsisten dalam aksi, ia adalah pemain luar biasa," ujar Arteta seperti dikutip Football FanCast.
"Saya sangat terkesan, dan memiliki pemain seperti dia sangat penting karena cedera Bukayo dan Christos. Saya menyukainya, dan jika dia terus mengubah kapasitasnya untuk lebih konsisten dalam aksi, dia adalah pemain yang luar biasa." - Mikel Arteta
Perbandingan statistik menunjukkan Madueke lebih direktif dan kreatif ketimbang Saka musim ini. Pemain berusia 24 tahun itu rata-rata menciptakan 3,27 peluang per 90 menit, unggul atas Saka. Ia juga lebih sering melakukan dribel sukses. Meski begitu, Madueke masih perlu membuktikan konsistensinya.
Kepercayaan diri Madueke terlihat saat ia menjadi pemecah kebuntuan melawan Nottingham Forest di City Ground. Gol kemenangan dari bangku cadangan itu menjadi bukti ketajamannya. Dengan Saka absen sekitar enam pekan, Madueke kini memiliki kesempatan emas untuk menunjukkan kualitasnya sebagai penerus di sayap kanan.
Bagi Arsenal, fleksibilitas ini menjadi berkah di tengah jadwal padat. Arteta dapat merotasi pemain tanpa kehilangan daya gedor. Namun, tantangan sebenarnya adalah menjaga performa Madueke agar tetap stabil, mengingat ia masih muda dan baru pertama kali menghadapi ekspektasi besar di klub sebesar Arsenal.
Keberhasilan Madueke juga menjadi sinyal bagi Premier League bahwa kedalaman skuad Arsenal musim ini lebih baik dari sebelumnya. Jika ia mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin posisi Saka sebagai pilihan utama bisa terancam setelah pulih nanti. Persaingan sehat ini hanya akan menguntungkan tim.
Pertanyaannya, mampukah Madueke mempertahankan performa impresifnya hingga Saka kembali? Atau justru sebaliknya, ia akan kesulitan menghadapi tekanan? Yang jelas, Arsenal kini punya opsi lain di sayap kanan, dan Arteta bisa tersenyum lebar.



