Zelda Live-Action: Link dan Zelda Resmi, Ganondorf Diungkap?
Baca dalam 60 detik
- Nintendo dan Sony Pictures memastikan film live-action The Legend of Zelda tayang 30 April 2027, dengan Wes Ball sebagai sutradara.
- Benjamin Evan Ainsworth dan Bo Bragason didapuk sebagai Link dan Putri Zelda, sementara Uli Latukefu disebut memerankan Ganondorf.
- Proyek ini menjadi taruhan Nintendo setelah kesuksesan The Super Mario Bros. Movie, sekaligus ujian adaptasi game fantasi ke layar lebar.

Nintendo resmi mengumumkan bahwa film live-action The Legend of Zelda akan tayang di bioskop pada 30 April 2027, hasil kolaborasi dengan Sony Pictures. Kepastian tanggal ini menandai langkah besar Nintendo setelah lebih dari tiga dekade enggan mengadaptasi properti gimnya ke layar lebar secara langsung.
Proyek ini digarap sutradara Wes Ball, yang sebelumnya menangani The Maze Runner dan Kingdom of the Planet of the Apes. Ball menyatakan ingin menghadirkan Hyrule dengan pendekatan yang lebih membumi dan nyata, tidak sepenuhnya bergantung pada teknologi motion capture. Pernyataan itu mengisyaratkan bahwa film akan mengutamakan akting para pemain dengan kostum dan properti fisik, termasuk telinga elf prostetik dan tunik khas Hylian.
Nintendo sendiri telah mengonfirmasi dua nama utama: Benjamin Evan Ainsworth sebagai Link dan Bo Bragason sebagai Putri Zelda. Ainsworth, aktor Britania berusia 17 tahun, sebelumnya dikenal lewat serial The Haunting of Bly Manor dan suara Pinokio dalam remake live-action Robert Zemeckis. Ia juga tampil di musim ketiga House of the Dragon sebagai Daeron Targaryen. Sementara Bragason, 22 tahun, membintangi serial Renegade Nell dan King & Conqueror.
Meski demikian, belum semua nama resmi diumumkan. Beberapa laporan industri menyebut Uli Latukefu akan memerankan Ganondorf, antagonis utama dalam semesta Zelda. Latukefu, aktor Australia, dikenal lewat perannya sebagai Dwayne Johnson di komedi NBC Young Rock dan Byamba di serial Netflix Marco Polo. Hingga berita ini diturunkan, Nintendo dan Sony belum memberikan konfirmasi resmi mengenai keterlibatan Latukefu.
Selain itu, Dichen Lachman disebut telah dikonfirmasi sebagai Impa, pengawal setia Putri Zelda. Lachman sebelumnya tampil di serial Apple TV Severance dan film Kingdom of the Planet of the Apes arahan Ball. Deadline juga melaporkan bahwa almarhum Sam Neill akan muncul dalam salah satu peran terakhirnya sebagai Raja Hyrule, ayah Zelda. Sementara Yvonne Strahovski dikabarkan memerankan Ratu Hyrule, ibu Zelda. Nama Lydia Peckham juga disebut akan bergabung, meski perannya belum diungkap.
"Setelah menonton filmnya, Anda akan paham mengapa tidak ada subjudul," ujar Shigeru Miyamoto, pencipta seri Zelda, dalam pengumuman resmi. "Ini adalah film orisinal yang didasarkan pada berbagai cerita, ide, dan konsep yang telah dibangun selama 40 tahun."
Kepercayaan diri Miyamoto beralasan. Film animasi The Super Mario Bros. Movie (2023) meraup lebih dari 1,3 miliar dolar AS secara global, demikian pula sekuelnya The Super Mario Galaxy Movie. Kesuksesan itu menempatkan Nintendo sebagai pemain serius di industri hiburan, bukan sekadar pemilik IP gim. Namun, adaptasi Zelda memiliki tantangan berbeda: alih-alih animasi cerah, film ini mengusung genre fantasi epik dengan ekspektasi tinggi dari basis penggemar yang sudah terbentuk sejak 1986.
Bagi pasar Indonesia, film ini berpotensi menjadi magnet bagi komunitas gim dan penggemar budaya pop. Nintendo sendiri belum memiliki rencana distribusi khusus untuk Indonesia, tetapi mengingat popularitas waralaba Zelda di kalangan gamer Tanah Air, kemungkinan besar film akan masuk melalui distributor lokal. Fenomena ini juga bisa mendorong geliat industri kreatif lokal, mulai dari cosplay hingga konten ulasan gim, yang selama ini menjadi ekosistem pendukung adaptasi film berbasis game.
Dengan jadwal rilis yang masih dua tahun lagi, spekulasi seputar casting dan arah cerita diprediksi terus mengalir. Pertanyaannya, mampukah Wes Ball dan Nintendo menjaga keseimbangan antara ekspektasi penggemar berat dan daya tarik bagi penonton awam? Jawabannya akan terlihat saat Link dan Zelda melangkah ke layar lebar pada 2027.



