Pedri Tantang Barcelona: Sudah Saatnya Messi Dapat Perpisahan yang Pantas
Baca dalam 60 detik
- Pedri mendorong Barcelona menggelar seremoni perpisahan khusus untuk Lionel Messi, yang meninggalkan klub tanpa penghormatan resmi pada 2021.
- Meski hanya satu musim bersama, gelandang Spanyol itu menilai Messi sebagai pesepak bola terbaik sepanjang masa dan berharap masa kebersamaan mereka lebih panjang.
- Kekaguman Pedri pada Messi juga membuatnya mendukung Argentina dan klub Newell's Old Boys, menunjukkan ikatan emosional yang melampaui rivalitas Spanyol-Argentina.

Gelandang Barcelona, Pedri, secara terbuka meminta manajemen klub untuk menyiapkan acara perpisahan istimewa bagi Lionel Messi. Menurutnya, megabintang asal Argentina itu belum mendapatkan penghormatan yang sepadan dengan besarnya kontribusi bagi Blaugrana.
Pernyataan tersebut muncul dalam wawancara Pedri dengan DSports, yang dikutip Goal, Sabtu (24/10/2026). Ia menilai kepergian Messi pada 2021—akibat tekanan finansial yang membuat kontraknya tak bisa diperpanjang—telah meninggalkan luka yang belum tuntas, terutama karena sang pemain meninggalkan Camp Nou tanpa seremoni perpisahan layaknya ikon klub.
“Menurut saya, Messi adalah pemain terbaik sepanjang sejarah. Saya tahu ada yang berpendapat lain, tetapi berdasarkan apa yang saya lihat sendiri, tidak ada yang bisa mendekatinya,” ujar Pedri. Ia juga menyayangkan kebersamaan mereka di lapangan hanya berlangsung satu musim sebelum Messi hijrah ke Paris Saint-Germain.
Bagi Pedri, kesempatan bermain bersama Messi adalah pengalaman berharga yang terlalu singkat. “Saya beruntung bisa bermain bersamanya selama satu tahun penuh, tetapi rasanya waktu itu terlalu singkat. Saya berharap bisa menghabiskan lebih banyak tahun bersamanya,” imbuhnya.
Pedri menegaskan bahwa kontribusi Messi bagi Barcelona tidak terbantahkan. Ia pun berharap klub suatu hari nanti memperbaiki situasi dengan menggelar penghormatan resmi. “Dia layak mendapatkan acara perpisahan yang mencerminkan kebesarannya di FC Barcelona,” tegas gelandang berusia 23 tahun itu.
Kekaguman Pedri terhadap Messi ternyata tidak hanya memengaruhi pandangannya tentang sepak bola, tetapi juga membentuk ikatan emosional dengan Timnas Argentina. Meski merupakan pemain Spanyol, ia mengaku kerap mendukung La Albiceleste ketika La Roja tersingkir dari sebuah turnamen. “Argentina memiliki tempat istimewa di hati saya karena Leo Messi. Saya sudah mendukung mereka sejak kecil. Setiap kali Spanyol tersingkir, saya akan mendukung Argentina karena sudah bertahun-tahun menyukai Leo,” ungkapnya.
Bahkan, kecintaan pada Messi membuat Pedri memiliki klub favorit di Argentina, yakni Newell's Old Boys—klub asal Rosario yang menjadi tempat Messi memulai karier sebelum bergabung dengan akademi Barcelona. “Di Argentina, saya mendukung Newell's Old Boys. Semuanya karena Messi,” kata Pedri.
Pernyataan Pedri ini menambah tekanan publik terhadap Barcelona untuk memberikan penutup yang layak bagi legenda mereka. Meski Messi telah lama pergi, bayang-bayang kepergiannya tanpa seremoni masih menyisakan pertanyaan tentang bagaimana klub memperlakukan jasa pemain terbaiknya. Apakah Barcelona akan mendengar desakan Pedri dan menyiapkan momen perpisahan yang selama ini dinanti jutaan penggemar? Hanya waktu yang bisa menjawab, tetapi tuntutan ini semakin sulit diabaikan.



