Garudayaksa FC Rotasi Pemain Hadapi Persib, Andik Vermansah Siap Jadi Penyelamat
Baca dalam 60 detik
- Milos Joksic mengisyaratkan perombakan formasi Garudayaksa FC saat menjamu Persib Bandung di Stadion Pakansari, Minggu (25/10/2026).
- Kekalahan 0-5 dari Bali United memaksa tuan rumah memperbaiki mental dan soliditas sebelum meladeni juara bertahan yang juga baru tumbang.
- Peluang Andik Vermansah tampil kembali terbuka lebar setelah terlihat mengikuti latihan internal, mengingat pengalaman dan jam terbangnya dibutuhkan lini depan.

Garudayaksa FC tidak punya banyak waktu untuk meratapi luka. Lima hari setelah dihancurkan Bali United tanpa balas, tim berjuluk Spirit of Garuda itu kembali dihadapkan pada ujian berat: menjamu juara bertahan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (25/10/2026) pukul 19.00 WIB. Pelatih Milos Joksic pun mengisyaratkan perombakan susunan pemain sebagai respons atas performa memalukan di Pulau Dewata.
Kekalahan 0-5 di kandang Bali United bukan sekadar angka. Itu menjadi margin kekalahan terburuk Garudayaksa sejak promosi ke kasta tertinggi, sekaligus tamparan keras bagi Joksic yang sebelumnya membawa tim menang 3-1 atas Arema FC. Kontras dua hasil itu menunjukkan rapuhnya konsistensi skuad, terutama saat bermain di bawah tekanan lawan.
Menghadapi Persib, Joksic tak bisa leluasa memutar otak. Ia mengakui opsi yang tersedia terbatas, namun tetap akan mencoba beberapa perubahan. "Mungkin saya akan melakukan beberapa perubahan, meski pilihan yang saya miliki tak terlalu banyak saat ini," ujar pelatih asal Serbia itu, Sabtu (24/10/2026).
Persib datang ke Cibinong dengan modal kurang menyenangkan. Maung Bandung baru saja takluk 0-1 dari Madura United, kekalahan kedua mereka musim ini. Pelatih Igor Tolic menilai timnya sebenarnya mampu menciptakan peluang, tetapi penyelesaian akhir menjadi masalah. Situasi ini membuat laga nanti berpotensi menjadi ajang pembalasan bagi kedua tim, dengan Garudayaksa berusaha menghindari kekalahan beruntun dan Persib ingin bangkit dari keterpurukan.
Di tengah keterbatasan, nama Andik Vermansah kembali mencuat. Penyerang veteran berusia 34 tahun itu terlihat mengikuti latihan internal di Akademi Garudayaksa FC, seperti diunggah akun Instagram klub. Sinyal ini memperkuat dugaan bahwa Joksic akan mengandalkan pengalaman Andik untuk membongkar pertahanan Persib yang dikenal rapat. Terakhir kali Andik bermain, ia dipercaya sebagai kapten saat melawan Persebaya pada 19 September 2026, laga yang berakhir 1-1.
Kehadiran Andik di lini depan bisa menjadi penawar keroposnya mental tim pasca-dihukum lima gol. Pengalaman dan jam terbangnya di level tertinggi, termasuk saat memperkuat Timnas Indonesia, diharapkan mampu menenangkan rekan-rekan yang lebih muda. Namun, mengandalkan satu pemain tentu tidak cukup. Garudayaksa harus tampil solid di semua lini, terutama lini belakang yang menjadi titik terlemah saat melawan Bali United.
Jika mampu mengalahkan Persib, Garudayaksa akan naik dari posisi ke-14 dan mengumpulkan delapan poin. Sebaliknya, kekalahan akan semakin menancapkan tim di papan bawah dan menambah tekanan pada Joksic. Pertanyaannya, apakah rotasi yang dilakukan Joksic mampu mengembalikan semangat juang tim, atau justru memperlihatkan betapa rapuhnya kedalaman skuad Garudayaksa di kompetisi seketat BRI Super League 2026/2027?



