Persib U-15 Juara Piala Soeratin 2026, Usep Munandar Ingin Para Pemain Tak Dipecah Hingga Senior
Baca dalam 60 detik
- Persib Bandung menaklukkan Bali United 3-0 di final Piala Soeratin U-15 2026 yang digelar di PSSI Training Center IKN.
- Dua gol Mahdine Sumanda dan satu gol Willy Maulana Asmita memastikan gelar juara bagi Maung Ngora.
- Pelatih Usep Munandar berharap para pemain bertahan dalam satu tim hingga promosi ke skuad senior.

Persib Bandung menutup perjalanan Piala Soeratin U-15 2026 dengan trofi juara setelah mengalahkan Bali United 3-0 pada laga final di PSSI Training Center, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (23/10/2026). Kemenangan ini bukan sekadar gelar usia muda, melainkan sinyal keseriusan pembinaan akademi Maung Ngora di tengah persaingan sepak bola nasional yang semakin menuntut regenerasi cepat.
Sejak menit awal, Persib memang mengambil inisiatif. Meski tempo permainan tidak meledak-ledak, anak asuh Usep Munandar mampu menguasai lini tengah dan menciptakan peluang lewat kombinasi sayap. Bali United sempat membalas dengan serangan terbuka dan bola mati, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat gawang mereka tetap steril hingga jeda.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit 21. Umpan silang Azkha Pradipta Valdano diselesaikan Mahdine Sumanda menjadi gol pembuka. Keunggulan itu berlipat pada menit 41 ketika Willy Maulana Asmita menyambar bola liar di kotak penalti setelah upaya pertama diblok. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Bali United mencoba mengejar lewat tendangan jarak jauh, namun bola hanya membentur mistar. Persib justru menambah keunggulan pada menit 79 melalui eksekusi penalti Mahdine setelah Alfan Rizqi Mutho dijatuhkan di area terlarang. Skor 3-0 untuk Persib bertahan hingga wasit meniup peluit panjang, dan Maung Ngora berhak mengangkat trofi.
Bagi Persib, gelar ini mempertegas kualitas akademi mereka di level nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, Persib memang gencar membenahi pembinaan usia muda, termasuk menyiapkan jenjang dari U-15 hingga tim senior. Keberhasilan di Piala Soeratin menjadi bukti bahwa investasi jangka panjang mulai menuai hasil.
Pelatih Usep Munandar mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaian anak asuhnya. Menurutnya, para pemain telah menunjukkan disiplin taktik dan semangat juang sejak keberangkatan ke IKN. "Kami sudah sepakat ingin melangkah jauh, dan semua pemain membuktikan diri dengan bermain sesuai instruksi," ujarnya usai laga.
"Kalau bisa mereka tidak dipecah sampai kita rilis ke tim senior. Butuh konsistensi terutama anak-anak dalam menjalani proses, tetap bergairah dan semangat dalam mengejar mimpi."
โ Usep Munandar, Pelatih Persib U-15
Harapan Usep agar para pemain bertahan dalam satu kelompok hingga promosi ke tim senior mencerminkan pentingnya kesinambungan pembinaan. Di banyak negara, transisi dari akademi ke tim utama sering menjadi titik kritis yang menentukan apakah bakat muda akan berkembang atau justru terhenti. Dengan menjaga inti tim tetap utuh, Persib berpeluang membangun fondasi skuad senior yang lebih solid di masa depan.
Prestasi ini juga menjadi catatan bagi PSSI dalam mengelola kompetisi usia muda. Piala Soeratin U-15 2026 yang digelar di IKN menunjukkan komitmen pemerintah dan federasi untuk memeratakan akses kompetisi hingga ke luar Jawa. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan para juara tidak berhenti di trofi, melainkan terus mendapat panggung untuk berkembang, baik di level klub maupun timnas usia muda.
Ke depan, publik sepak bola Indonesia akan menantikan apakah para pemain Persib U-15 ini mampu menembus skuad senior dalam beberapa tahun mendatang. Jika konsistensi terjaga, gelar di IKN bisa menjadi awal dari karier profesional yang lebih panjang, bukan sekadar euforia sesaat.



