Persija Women Kejar Striker Asing Nomor 9 Usai Gagal Menang di Pembuka IWL 2026/2027
Baca dalam 60 detik
- Persija Jakarta Women hanya meraih satu poin pada laga perdana Indonesia Women's League 2026/2027 setelah bermain imbang 1-1 dengan FC Bekasi City Women di Stadion Madya, Senayan.
- Pelatih menilai lini depan Macan Kemayoran belum tajam karena satu-satunya gol tercipta dari bola mati, sehingga mendesak kehadiran penyerang asing murni nomor 9.
- Manajemen berharap striker anyar itu tiba pekan ini agar Persija lebih kompetitif menghadapi Persikad Depok Women akhir pekan dan ketatnya persaingan musim ini.

Persija Jakarta Women membuka Indonesia Women's League (IWL) 2026/2027 tanpa kemenangan setelah ditahan FC Bekasi City Women 1-1 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (18/10/2026). Hasil itu langsung memantik evaluasi di lini depan: Macan Kemayoran dinilai belum memiliki sosok penyerang murni yang bisa mengonversi peluang menjadi gol.
Pelatih Persija secara terbuka menyatakan kebutuhan mendesak akan pemain asing berposisi nomor 9. Menurutnya, kehadiran striker anyar bukan sekadar tambahan amunisi, melainkan jawaban atas masalah penyelesaian akhir yang terlihat sejak laga pembuka. Proses kedatangan pemain tersebut diharapkan rampung dalam waktu dekat, bahkan berpeluang tiba pekan ini.
Dalam pertandingan kontra Bekasi City, Persija sempat tertinggal lebih dulu lewat eksekusi penalti Nao Tsukamoto pada menit ke-29. Tim tuan rumah baru menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Saki Nishihara sepuluh menit kemudian. Gol itu menjadi satu-satunya yang tercipta sepanjang laga, dan ironisnya lahir dari situasi bola mati, bukan skema permainan terbuka.
Catatan delapan tembakan berbanding 14 percobaan milik lawan memperlihatkan ketimpangan agresivitas. Persija memang mampu menguasai bola di beberapa momen, tetapi kerap kehilangan ketajaman saat memasuki area pertahanan lawan. Pelatih menyoroti absennya target man yang bisa menjadi tumpuan umpan-umpan matang dari rekan setim.
"Kemungkinan minggu ini tiba. Saya sangat perlu karena setelah melihat dua pertandingan sebelumnya, tim lawan memiliki pemain yang cukup bagus di semua lini," ujar pelatih Persija, dikutip dari iLeague, Rabu (21/10/2026).
Ia menambahkan bahwa kompetisi IWL musim ini menuntut setiap tim memiliki kedalaman skuad yang memadai. Kualitas lawan yang sudah terlihat sejak pekan pertama menjadi pengingat bahwa Persija tidak bisa hanya mengandalkan komposisi yang ada. Penambahan pemain asing di posisi penyerang tengah diharapkan melengkapi opsi serangan dan memberi variasi dalam membangun serangan.
"Kami membutuhkan pemain asing nomor 9, apalagi lini serang kami belum tajam dan gol hanya tercipta dari bola mati. Dengan adanya penyerang asing nomor 9, saya berharap peluang yang didapatkan bisa menjadi gol," tegasnya.
Meski demikian, kedatangan striker baru bukan satu-satunya solusi. Persija tetap perlu membenahi koordinasi antarpemain, kualitas distribusi bola, dan ketepatan pengambilan keputusan di areaๅฑ้ฉ. Peningkatan aspek-aspek tersebut akan menjadi modal penting untuk menghadapi laga berikutnya melawan Persikad Depok Women akhir pekan ini.
Dengan waktu persiapan yang terbatas, manajemen dan tim pelatih dituntut bergerak cepat. Jika striker asing benar-benar mendarat pekan ini, Persija punya peluang memperbaiki ketajaman sebelum kompetisi memasuki fase krusial. Namun, jika prosesnya molor, Macan Kemayoran berisiko kembali kehilangan poin penuh di laga-laga awal.



