Indonesia Women's League 2026/2027 Dibuka: Persita dan Dewa United Menang Tipis, Persija Gagal Menaklukkan Bekasi City
Baca dalam 60 detik
- Persita Women dan Dewa United Women FC sama-sama mengamankan tiga poin lewat kemenangan 1-0 pada pekan perdana Indonesia Women's League 2026/2027 di Stadion Madya, Senayan.
- Duel Persija Women kontra FC Bekasi City Women berakhir imbang 1-1 setelah kedua tim bertukar gol pada babak pertama melalui eksekusi penalti dan tendangan bebas.
- Hasil ini memperlihatkan persaingan ketat di kompetisi sepak bola wanita domestik, dengan tim-tim besar belum sepenuhnya dominan di laga pembuka.

Indonesia Women's League 2026/2027 resmi bergulir dengan tiga pertandingan pembuka yang tersaji di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (18/10/2026). Persita Women dan Dewa United Women FC memetik kemenangan tipis 1-0 atas lawan masing-masing, sementara Persija Women harus puas berbagi angka dengan FC Bekasi City Women setelah bermain imbang 1-1.
Kemenangan Persita atas Garudayaksa Women FC lahir dari drama di menit akhir. Diana Annisa Rahmawati menjadi penentu kemenangan melalui gol yang tercipta pada menit ke-90, memanfaatkan skema serangan balik cepat yang membongkar pertahanan lawan. Tiga poin ini menjadi modal berharga bagi Persita untuk menjaga momentum di pekan-pekan berikutnya.
Pada laga sore, Dewa United Women FC juga meraih hasil maksimal saat menghadapi Persikad Women. Gol kemenangan Dewa United tercipta melalui aksi Zahra Muzdalifah yang berujung pada gol bunuh diri pemain Persikad, Daeng Rosma Dwi Rezky, pada menit ke-78. Kemenangan ini menegaskan ambisi Dewa United untuk bersaing di papan atas musim ini.
Sementara itu, laga malam antara Persija Women dan FC Bekasi City Women berlangsung sengit sejak awal. Persija sebenarnya memiliki sejumlah peluang emas dalam 15 menit pertama melalui Kikka Putri Ramadani dan Dila Husna Fauziah, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang tersebut belum membuahkan gol.
Justru FC Bekasi City yang lebih dulu unggul pada menit ke-30 melalui eksekusi penalti pemain asal Jepang, Nao Tsukamato. Keunggulan itu tidak bertahan lama. Sepuluh menit kemudian, Persija menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Saki Nishihara yang menghujam gawang FC Bekasi City Women. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, kedua tim tampil lebih berhati-hati. Persija dan Bekasi City sama-sama berupaya menambah gol, tetapi rapatnya pertahanan dan kurangnya efektivitas di depan gawang membuat peluang yang tercipta tidak berbuah hasil. Hingga empat menit tambahan waktu, kedudukan tetap imbang 1-1.
Hasil pekan perdana ini memberikan gambaran bahwa kompetisi sepak bola wanita Indonesia semakin kompetitif. Tim-tim yang diunggulkan belum tentu meraih kemenangan mudah, sementara tim underdog mampu memberikan perlawanan sengit. Hal ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola wanita Tanah Air, terutama dalam hal peningkatan kualitas dan daya saing antar klub.
Ke depan, pekan-pekan berikutnya akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Persita dan Dewa United untuk mempertahankan konsistensi, serta bagi Persija dan Bekasi City untuk segera bangkit dan meraih kemenangan perdana. Akankah tim-tim besar mendominasi, atau justru kejutan-kejutan baru kembali muncul? Publik sepak bola wanita Indonesia menantikan jawabannya di lapangan.



