Lucas Frigeri, Kiper 37 Tahun yang Langsung Jadi Pahlawan Isenmulang FC di BRI Super League
Baca dalam 60 detik
- Lucas Frigeri mencetak debut impresif dengan cleansheet dan gelar Player of the Match saat Isenmulang FC mengalahkan Persijap Jepara 1-0.
- Kemenangan perdana Isenmulang FC di BRI Super League 2026/2027 ini mengakhiri tren empat kekalahan beruntun tim asal Palangkaraya.
- Isenmulang FC akan menghadapi Java United FC pada pekan keenam, Selasa (20/10/2026), dengan harapan Frigeri kembali tampil gemilang.

Lucas Frigeri membuktikan bahwa pengalaman tidak membutuhkan waktu lama untuk berdampak. Hanya sepekan setelah bergabung dengan Isenmulang FC, kiper berusia 37 tahun itu langsung menjadi penentu kemenangan perdana tim di BRI Super League 2026/2027 atas Persijap Jepara dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jumat (16/10/2026). Gol tunggal Modou Manneh menjadi pembeda, tetapi penampilan solid Frigeri di bawah mistar menjadikannya sosok krusial di balik tiga poin bersejarah tersebut.
Kemenangan ini bukan sekadar angka di klasemen. Isenmulang FC, klub asal Palangkaraya yang berjuluk Laskar Tambun Bungai, sebelumnya menelan empat kekalahan beruntun. Kehadiran Frigeri, yang didatangkan dari Arema FC, menjadi jawaban atas evaluasi tim pelatih yang mendambakan stabilitas di lini pertahanan. Debutnya langsung berbuah cleansheet dan gelar Player of the Match, sebuah capaian langka bagi pemain yang baru tiba dan minim waktu adaptasi.
Dalam wawancara usai laga, Frigeri mengaku bangga bisa menjadi bagian dari momen kebangkitan tim. Ia menyoroti kerja keras rekan-rekan setimnya yang terus berjuang meski hasil sebelumnya kurang memuaskan. "Saya sangat senang dengan pertandingan melawan Persijap, dengan debut saya, dan dengan tiga poin pertama kami," ujarnya. Kiper kelahiran 15 Juni 1989 itu juga menegaskan bahwa penghargaan individu yang diraihnya adalah buah dari dukungan kolektif. "Penghargaan ini saya persembahkan kepada rekan setim yang telah membantu saya sepanjang pertandingan," tambahnya.
Adaptasi cepat Frigeri menjadi catatan tersendiri. Ia mengakui baru tiba sepekan lalu, tetapi sudah mampu menangkap filosofi permainan yang diterapkan pelatih Mundari Karya. "Saya baru tiba satu minggu lalu dan saya sudah bisa melihat kerja keras mereka. Saya melihat perjuangan rekan-rekan setim setiap hari, usaha mereka untuk terus berkembang, dan ketidakpuasan mereka terhadap hasil-hasil sebelumnya," tuturnya. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa faktor mental dan kemauan untuk bangkit menjadi kunci kebangkitan Isenmulang FC, bukan semata kualitas individu.
Bagi Isenmulang FC, kemenangan ini setidaknya memberikan napas baru di tengah kompetisi yang kompetitif. Namun, tantangan sesungguhnya baru dimulai. Pekan keenam akan menyajikan ujian berikutnya melawan Java United FC, Selasa (20/10/2026). Konsistensi Frigeri dan rekan-rekan akan diuji apakah kemenangan atas Persijap hanya secercah harapan atau titik balik menuju performa yang lebih stabil. Publik Palangkaraya tentu berharap sang kiper veteran terus menjadi tembok kokoh di bawah mistar.



