BBC Siap Bongkar Rivalitas Hamilton-Alonso di McLaren 2007?
Baca dalam 60 detik
- Mantan komentator F1 Spanyol, Antonio Lobato, mengklaim BBC tengah memproduksi dokumenter tentang perseteruan Lewis Hamilton dan Fernando Alonso di McLaren pada 2007.
- Lobato menolak ikut serta karena enggan mengungkap kisah yang ia nilai masih sensitif, meski ia mengaku penasaran dengan hasil akhirnya.
- Dokumenter ini berpotensi menghadirkan kembali salah satu musim paling dramatis dalam sejarah F1, lengkap dengan skandal Spygate dan persaingan setara poin.

Kabar tentang dokumenter BBC yang mengangkat rivalitas panas Lewis Hamilton dan Fernando Alonso di McLaren pada musim 2007 mencuat ke permukaan. Klaim ini pertama kali mencuat dari Antonio Lobato, mantan komentator F1 asal Spanyol yang kini menjabat sebagai co-director situs SoyMotor.com. Dalam siaran di kanal Twitch miliknya, Lobato menyebut proyek tersebut tengah digarap, meski pihak BBC belum memberikan konfirmasi resmi.
Lobato, yang menjadi suara siaran F1 Spanyol kala Alonso meraih dua gelar dunia bersama Renault pada 2005 dan 2006, mengaku pernah diminta terlibat. Namun ia memilih mundur. "Saya tidak ingin masuk ke dalam cerita-cerita itu. Saya tahu apa yang saya alami, saya tahu apa yang terjadi, mungkin dari sudut pandang saya yang juga bisa sedikit terdistorsi. Ketika dokumenter itu keluar, saya ingin menontonnya," ujarnya seperti dikutip Motorsport.com.
Meski enggan terlibat langsung, Lobato memastikan sejumlah jurnalis lain yang meliput musim 2007 akan ambil bagian. "Saya tahu ada rekan jurnalis yang berada di sana tahun itu yang akan melakukannya, yang akan hadir dan menceritakan sebagian dari apa yang terjadi. Kita lihat bagaimana mereka menyajikannya, bagaimana filmnya dibuat, dan bagaimana kisah itu diceritakan," tambahnya.
Musim 2007 memang layak disebut sebagai salah satu periode paling bergolak dalam sejarah Formula 1. Alonso datang ke McLaren sebagai juara dunia bertahan dua kali, sementara Hamilton baru menjalani debutnya di ajang bergengsi tersebut. Keduanya sempat bersaing ketat, namun ketegangan di dalam tim perlahan meletus dan memengaruhi performa keduanya di lintasan.
Puncaknya, McLaren harus menerima hukuman berat karena terbukti terlibat dalam skandal spionase teknologi yang melibatkan Ferrari, yang dikenal dengan sebutan Spygate. Tim berbasis di Woking itu dicoret dari klasemen konstruktor, dan Alonso memilih angkat kaki ke Renault pada akhir musim. Sementara Hamilton, yang saat itu masih berstatus rookie, menunjukkan performa impresif dan hampir meraih gelar dunia di tahun pertamanya.
"Saya tahu BBC sedang menyiapkan dokumenter. Mereka mengundang saya untuk ikut serta, tapi saya menolaknya. Saya tidak ingin terlibat dalam kisah-kisah itu." โ Antonio Lobato, mantan komentator F1 Spanyol
Hampir dua dekade berlalu, keduanya masih aktif membalap. Hamilton kini membela Ferrari dan menempati posisi ketiga klasemen sementara pembalap 2026 dengan koleksi 229 poin. Sementara Alonso, yang membela Aston Martin, tengah kesulitan dan baru mengumpulkan tujuh poin. Keduanya dijadwalkan turun pada Grand Prix Amerika Serikat di Austin pada 23-25 Oktober mendatang.
Bagi penggemar F1 di Indonesia, dokumenter ini bisa menjadi tontonan menarik untuk memahami dinamika psikologis dan politik di balik layar tim papan atas. Meski tidak secara langsung memengaruhi industri otomotif nasional, kisah rivalitas semacam ini kerap menjadi pelajaran berharga tentang manajemen konflik dan tekanan kompetitif di level elite. Apalagi, musim 2007 juga menandai titik balik karier Hamilton yang kini menjadi ikon global.
Jika benar diproduksi, dokumenter BBC berpotensi menghadirkan wawancara eksklusif dengan para pelaku sejarah, termasuk mekanik, insinyur, dan petinggi tim yang terlibat. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari BBC maupun McLaren. Publik pun menanti apakah proyek ini akan mengungkap fakta-fakta baru atau sekadar mengulang narasi yang sudah dikenal.



