Zane Smith Tabrak Carson Hocevar Usai Balapan NASCAR Phoenix, Rivalitas Memanas
Baca dalam 60 detik
- Zane Smith menabrak Carson Hocevar dengan kecepatan tinggi pada cool-down lap NASCAR Cup di Phoenix, memicu ketegangan antartim.
- Insiden bermula dari kontak berantai di Turn 3 yang melibatkan Ross Chastain, membuat Smith kehilangan posisi dan marah.
- Rivalitas Smith-Hocevar yang panjang berpotensi memicu sanksi NASCAR dan sorotan terhadap sportivitas pembalap muda.

Insiden tabrakan antarpembalap mewarnai balapan NASCAR Cup di Phoenix Raceway, Minggu (10/11/2024), ketika Zane Smith meluncurkan mobilnya ke belakang Carson Hocevar pada putaran pendinginan. Aksi tersebut menjadi buntut dari kontak berantai yang merugikan Smith dan mempertegas rivalitas panas antara kedua pembalap muda tersebut.
Kejadian bermula 15 putaran sebelum finis, tepat setelah restart terakhir. Smith yang saat itu berada di posisi kedelapan tengah melaju di Tikungan 3 dengan Josh Berry membuntuti di belakangnya. Tiba-tiba mobil nomor 77 milik Hocevar meluncur ke atas trek dan menghantam sisi mobil Berry (nomor 21) serta bagian belakang mobil Smith (nomor 38). Ketiga mobil kehilangan beberapa posisi, namun ada aktor keempat yang tak terlihat saat itu: Ross Chastain dengan mobil nomor 1.
Chastain yang berada di belakang Hocevar kemudian mendorong pembalap Spire Motorsports itu ke Tikungan 3, membuat Hocevar meluncur keluar jalur. Namun bagi Smith, yang ia ketahui saat itu hanyalah Hocevar telah menabraknya dan merampas peluang finis di sepuluh besar. Smith akhirnya finis ke-15, sementara Hocevar ke-12. Usai balapan, Smith langsung memburu Hocevar.
Dengan kecepatan mencapai 140 mph, Smith menabrak bagian belakang mobil Hocevar pada putaran pendinginan. Mobil Front Row Motorsports itu melaju sekitar 30 mph lebih cepat dari Hocevar saat kontak terjadi. Insiden tersebut berakhir di situ, tetapi tim FRM dan Spire khawatir akan eskalasi lebih lanjut.
Di radio tim nomor 77, kepala kru Hocevar memerintahkan spotter untuk memberi tahu tim lain bahwa mobil nomor 1 (Chastain) yang menyebabkan kekacauan. "Pastikan mereka tahu mobil nomor 1 yang mengirim kita, mencoba membuat kita semua celaka," ujarnya. Sementara itu, FRM awalnya memberi tahu Smith bahwa Hocevar melewatkan tikungan, namun setelah mendapat gambaran lengkap dari menara spotter, mereka menghubungi Smith yang sedang parkir di pit road: "Perlu kamu tahu, mobil nomor 1 ternyata yang mendorong mobil 77 ke arah kita." Smith tidak peduli. "Saya tidak peduli," balasnya.
Reaksi tersebut bukan hal mengejutkan mengingat sejarah panjang permusuhan keduanya. Pada Juli lalu, dalam sebuah podcast, Smith menyebut Hocevar sebagai "pengecut" dan melontarkan komentar pedas terkait upaya Hocevar menambah basis penggemar. Smith juga pernah sengaja menabrak Hocevar di Chicagoland awal musim ini, yang berujung pada tersingkirnya Smith sendiri.
Menariknya, tidak ada insiden lanjutan antara Hocevar dan Chastain setelah kontak awal. Namun Hocevar hampir menabrak Chastain saat melintas di belakang bempernya pada putaran-putaran akhir. Chastain finis ke-9 untuk Trackhouse Racing dan tidak bereaksi di radio setelah bersenggolan dengan Hocevar 15 putaran sebelum finis.
Insiden ini menambah daftar panjang ketegangan di lintasan NASCAR, terutama di kalangan pembalap muda yang bersaing ketat untuk posisi. NASCAR sendiri memiliki kebijakan tegas terhadap aksi balas dendam di lintasan, dan tindakan Smith berpotensi menuai sanksi. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari NASCAR maupun tim terkait.
Ke depan, rivalitas Smith dan Hocevar akan menjadi sorotan menjelang seri berikutnya. Akankah keduanya mampu menahan emosi, atau justru kembali terlibat benturan yang lebih berbahaya? NASCAR dihadapkan pada ujian untuk menjaga sportivitas tanpa meredam intensitas balapan yang menjadi daya tarik utama.



