Liverpool Menang di Brentford, tapi Szoboszlai dan Frimpong Dibekap Cedera
Baca dalam 60 detik
- Dominik Szoboszlai kembali mengalami cedera hamstring dan hanya bertahan 32 menit saat Liverpool mengalahkan Brentford 2-1.
- Jeremie Frimpong masuk sebagai pengganti di babak kedua, tetapi harus ditarik keluar tujuh menit kemudian karena cedera baru.
- Pelatih Andoni Iraola mengakui kedua pemain akan absen untuk beberapa waktu, memperumit rotasi di tengah jadwal padat.

Liverpool meraih tiga poin dari lawatan ke markas Brentford dengan skor 2-1, tetapi kemenangan itu ternyata berharga mahal. Dua penggawa andalan, Dominik Szoboszlai dan Jeremie Frimpong, harus meninggalkan lapangan lebih cepat karena cedera, memunculkan kekhawatiran baru bagi staf medis dan pelatih Andoni Iraola.
Szoboszlai, yang sebelumnya absen dalam dua pertandingan terakhir akibat masalah hamstring, kembali merasakan gangguan yang sama. Gelandang asal Hungaria itu hanya mampu tampil selama 32 menit sebelum akhirnya digantikan. Iraola menegaskan bahwa cedera tersebut bukan cedera baru, melainkan kambuhnya kondisi lama yang belum sepenuhnya pulih.
"Dom merasakan cedera yang sama. Ini bukan cedera baru dan kemungkinan belum cukup pulih, jadi kami membutuhkan lebih banyak waktu untuknya," ujar Iraola seperti dikutip dari laman resmi klub.
Sementara itu, Frimpong mengalami nasib berbeda. Masuk sebagai pemain pengganti pada awal babak kedua, bek sayap asal Belanda itu hanya bertahan tujuh menit sebelum ditarik keluar. Iraola menduga Frimpong mengalami kram setelah pertandingan melawan LASK di kompetisi Eropa, yang kemudian berkembang menjadi cedera baru.
Keputusan memainkan Frimpong diambil karena Iraola berharap sang pemain dapat memberikan kontribusi lebih dalam situasi menyerang, terutama saat Brentford bermain dengan 10 orang. Namun, rencana itu tidak berjalan mulus karena kondisi fisik Frimpong kembali bermasalah.
Padatnya jadwal pertandingan menjadi sorotan utama. Sebelum menghadapi Brentford, Liverpool baru saja menyelesaikan pertandingan tandang di Liga Champions. Tim tiba kembali di Inggris pada larut malam, sehingga waktu pemulihan sangat minim. Iraola menyebut situasi ini sebagai "sangat rumit" karena harus memilih antara memainkan pemain yang sudah kelelahan atau memberikan kesempatan kepada pemain yang baru pulih dari cedera.
"Kami baru bermain tandang di Liga Champions dua hari sebelumnya. Kami tiba kembali pada larut malam dan kemungkinan tidak mendapatkan pemulihan yang semestinya," kata Iraola.
Kondisi ini memaksa Liverpool untuk segera menyusun strategi rotasi. Kehilangan Szoboszlai dan Frimpong mengurangi kedalaman skuad di lini tengah dan sektor sayap. Szoboszlai merupakan motor serangan yang kerap menjadi penghubung antara lini tengah dan depan, sedangkan Frimpong memberikan opsi kecepatan di sisi kanan pertahanan.
Bagi Szoboszlai, fokus utama adalah memastikan cedera hamstring benar-benar pulih sebelum kembali merumput. Kambuhnya cedera yang sama menunjukkan bahwa proses rehabilitasi sebelumnya mungkin belum tuntas. Sementara Frimpong harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui tingkat keparahan cedera barunya.
Iraola belum memberikan estimasi pasti berapa lama kedua pemain akan menepi. Namun, ia secara terbuka mengakui bahwa timnya akan kehilangan keduanya untuk beberapa waktu. "Kami akan kehilangan Dom dan Jeremie untuk beberapa waktu, ya," tegasnya.
Kemenangan atas Brentford memang menjadi hasil positif, tetapi cedera ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Liverpool perlu memantau perkembangan kondisi kedua pemain sebelum menentukan langkah selanjutnya, terutama dengan jadwal pertandingan yang terus berjalan padat di Liga Inggris dan Liga Champions.
Ke depan, manajemen Liverpool dihadapkan pada dilema antara mengejar hasil maksimal atau mengistirahatkan pemain kunci demi menghindari cedera lebih parah. Keputusan yang diambil dalam beberapa pekan mendatang akan sangat menentukan arah musim ini.



