Van de Ven Jadi Pemain Terbaik Spurs Sejak Kane, Nilainya Melonjak 164%
Baca dalam 60 detik
- Micky van de Ven dinilai sebagai pemain terbaik Tottenham Hotspur sejak kepergian Harry Kane pada 2023, dengan nilai pasar kini mencapai £90 juta.
- Bek asal Belanda itu mencatatkan tingkat penyelesaian umpan terbaik di Premier League musim ini (96,7%) dan menjadi salah satu bek tengah paling produktif di Eropa.
- Dengan minat dari klub lain yang terus menguat, Spurs berpotensi meraup keuntungan besar dari penjualan bek yang dibeli seharga £34 juta tersebut.

Micky van de Ven menjelma menjadi sosok paling berpengaruh di Tottenham Hotspur sejak Harry Kane meninggalkan London utara pada 2023. Bek asal Belanda itu kini dianggap sebagai pemain terbaik Spurs, sebuah klaim yang tidak berlebihan mengingat konsistensi dan kontribusinya di tengah keterpurukan tim.
Sejak Kane hijrah ke Bayern Munich, Tottenham memang belum menemukan pengganti sepadan di lini depan. Dominic Solanke dan sejumlah nama lain gagal mengisi kekosongan, sementara tim terus berkutat di papan bawah Premier League. Namun, di balik krisis itu, Van de Ven muncul sebagai mercusuar dengan performa defensif yang mumpuni dan kemampuan membaca permainan di atas rata-rata.
Manajer Roberto De Zerbi bahkan menyebut Van de Ven sebagai "salah satu bek tengah terbaik di Eropa". Pujian itu beralasan. Musim lalu, ia termasuk dalam 9% bek tengah terbaik di Eropa untuk gol non-penalti per 90 menit, menandakan ancaman nyata di kotak penalti lawan. Kecepatannya yang luar biasa—mirip dengan aksi Gareth Bale melibas Maicon—membuatnya mampu mengejar bola dan memutus serangan lawan dengan efektif.
Kepemimpinan Van de Ven juga menonjol. Saat Cristian Romero hengkang ke Atletico Madrid, tak butuh waktu lama baginya untuk dipercaya mengenakan ban kapten. Karakter kepemimpinan alaminya mengingatkan pada Kane, meski ia beroperasi di lini belakang. Ketangguhannya pun teruji; di tengah badai cedera yang menerpa skuad, ia tetap menjadi tiang kokoh dengan mencatatkan menit bermain melimpah.
"Van de Ven adalah salah satu bek tengah terbaik di Eropa," ujar De Zerbi, menggarisbawahi pentingnya peran bek 24 tahun itu bagi Tottenham.
Dari sisi bisnis, keputusan Tottenham merekrut Van de Ven dari VfL Wolfsburg seharga £34 juta pada 2023 terbukti cemerlang. Transfermarkt menaksir nilainya kini menembus £90 juta, jauh melampaui harga jual Kane yang berada di kisaran £51 juta karena faktor usia. Lonjakan 164% ini menjadikannya salah satu aset paling bernilai di skuad Spurs.
Ketertarikan klub-klub besar Eropa pun mulai muncul. Jika Tottenham memutuskan melepasnya, mereka berpotensi mengantongi keuntungan besar yang bisa digunakan untuk membangun ulang tim. Namun, menjual pemain terbaik di tengah keterpurukan tentu menjadi dilema tersendiri bagi manajemen.
Ke depan, masa depan Van de Ven akan menjadi indikator ambisi Tottenham. Apakah mereka akan mempertahankannya sebagai fondasi kebangkitan, atau justru menguangkannya demi peremajaan skuad? Jawabannya akan menentukan arah klub dalam beberapa musim mendatang.



