Debut Berat Bozidar Bandovic: Port FC Ladeni Persib di ASEAN Club Championship
Baca dalam 60 detik
- Bozidar Bandovic resmi memulai kiprahnya sebagai pelatih Port FC dan langsung dihadapkan pada laga krusial melawan Persib Bandung di Grup B ASEAN Club Championship 2026/2027.
- Waktu persiapan yang minim, hanya sekitar sepekan, ditambah jadwal padat setiap tiga hari menjadi ujian taktik dan manajemen fisik bagi pelatih asal Montenegro tersebut.
- Rekam jejak pertemuan sebelumnya memperlihatkan Port FC belum terkalahkan oleh Persib, namun laga di Stadion Thammasat ini menjadi pembuktian apakah dominasi itu masih berlanjut.

Bozidar Bandovic akan menjalani debutnya sebagai pelatih Port FC dalam laga Grup B ASEAN Club Championship 2026/2027 menghadapi Persib Bandung di Stadion Thammasat, Pathum Thani, Thailand, Kamis (8/10/2026). Pertandingan ini menjadi ujian langsung bagi pelatih asal Montenegro tersebut, yang baru ditunjuk menggantikan Sarawut Treephan pada 25 September 2026.
Bandovic mengaku antusias menerima kepercayaan dari manajemen Port FC. โSaya senang bisa bekerja di sini. Terima kasih kepada dewan direksi yang telah mempercayai saya,โ ujarnya dalam keterangan resmi klub. Meski demikian, ia menyadari tantangan yang dihadapi tidak ringan. Dengan waktu persiapan hanya sekitar sepekan, ia harus segera meramu strategi dan memastikan kondisi fisik pemain tetap prima.
Jadwal padat menjadi kendala utama. Port FC harus berlaga setiap tiga hari, sebuah ritme yang menurut Bandovic menyulitkan pemulihan fisik, terutama di kompetisi Asia. โKami baru bersama selama 7-8 hari. Semua orang tahu kami tidak punya waktu, karena jadwal setiap tiga hari dan itu memperberat pemulihan,โ ungkapnya. Meski begitu, ia menekankan pentingnya kepercayaan kepada para pemain. โKami harus percaya pada pemain dulu, dan kami akan siap untuk pertandingan nanti,โ tambahnya.
Pertemuan Port FC dan Persib bukan hal baru. Kedua tim pernah bersua tiga kali di ajang berbeda, yakni AFC Champions League Two 2024/2025 dan Piala Presiden 2025. Dalam tiga kesempatan itu, Port FC belum pernah kalah dari Persib dengan catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Rekor ini tentu menjadi modal mental bagi tuan rumah, tetapi juga menjadi motivasi bagi Persib untuk memutus tren negatif.
Bagi Persib Bandung, laga ini menjadi kesempatan menguji kualitas skuad di level regional. Klub berjuluk Maung Bandung itu tengah berupaya konsisten bersaing di kompetisi Asia setelah beberapa musim terakhir fokus di domestik. Duel melawan Port FC akan menjadi barometer sejauh mana persiapan mereka menghadapi tim-tim kuat Asia Tenggara. Dukungan suporter tentu diharapkan, meski laga digelar di Thailand.
Di sisi lain, Bandovic memiliki rekam jejak yang mumpuni. Sebelumnya ia pernah menangani Buriram United, salah satu klub tersukses di Thailand. Pengalaman itu diharapkan mempercepat adaptasi dengan karakter sepak bola Asia Tenggara. Namun, tekanan tetap ada karena Port FC dituntut meraih hasil positif di kandang sendiri.
โKami harus percaya pada pemain dulu, dan kami akan siap untuk pertandingan nanti.โ โ Bozidar Bandovic, Pelatih Port FC
Pertandingan ini juga menjadi sorotan bagi pencinta sepak bola Indonesia, mengingat Persib merupakan salah satu wakil Tanah Air di ajang ASEAN Club Championship. Hasil yang diraih Persib akan memengaruhi posisi mereka di klasemen Grup B dan peluang melaju ke babak berikutnya. Dukungan dari Bobotoh di tanah rantau pun diharapkan mampu menambah semangat para pemain.
Ke depan, hasil laga ini akan menjadi indikator awal bagi kualitas kepemimpinan Bandovic di Port FC. Jika mampu meraih kemenangan, ia akan mendapatkan kepercayaan penuh dari manajemen dan suporter. Sebaliknya, kekalahan bisa memunculkan keraguan. Sementara bagi Persib, pertandingan ini adalah peluang emas untuk mencuri poin di kandang lawan dan memperbaiki rekor pertemuan. Mampukah Persib mematahkan dominasi Port FC? Jawabannya akan tersaji di atas lapangan.



