Dortmund vs Stuttgart: Duel Lini Depan Terpanas Bundesliga, Guirassy dan Undav Siap Unjuk Gigi
Baca dalam 60 detik
- Borussia Dortmund datang ke MHP Arena dengan rekor sempurna tiga kemenangan beruntun, sementara Stuttgart berupaya bangkit dari inkonsistensi lini serang.
- Serhou Guirassy dan Fabio Silva menjelma menjadi duet maut, sementara Deniz Undav justru belum mencetak gol sejak Mei meski selalu tajam melawan Dortmund.
- Laga Sabtu ini berpotensi menjadi panggung bagi para penyerang untuk membuktikan ketajaman, sekaligus menguji kedalaman skuad kedua tim di tengah jadwal padat.

Borussia Dortmund akan menyambangi markas VfB Stuttgart pada Sabtu (nanti) dengan modal sempurna: tiga kemenangan dari tiga laga Bundesliga, pencapaian pertama dalam 11 tahun terakhir. Namun, tuan rumah punya catatan tersendiri yang membuat laga ini layak dinanti—Stuttgart adalah lawan yang paling sering kebobolan dari Dortmund, dengan total 381 gol tercipta dalam 112 pertemuan. Duel di MHP Arena diprediksi kembali menyajikan pesta gol, mengingat kedua tim memiliki amunisi menyerang yang tengah dalam performa terbaik.
Dortmund di bawah asuhan Niko Kovač tampil mengesankan. Serhou Guirassy menjadi motor serangan dengan empat gol dan dua assist dari lima pertandingan di semua kompetisi. Penyerang asal Guinea itu tidak hanya produktif, tetapi juga menjelma sebagai pemimpin di lini depan. Duetnya dengan Fabio Silva semakin matang—kedua assist Guirassy musim ini semuanya untuk Silva, jumlah yang sudah melampaui total assist keduanya sepanjang musim lalu. Silva, yang sempat kesulitan beradaptasi di musim perdananya, kini telah menyamai koleksi gol Bundesliga musim lalu (dua gol) hanya dalam beberapa pekan. Pemain Portugal itu mencetak gol penyama kedudukan saat Dortmund comeback 3-2 atas Hoffenheim, membuka skor melawan Paderborn, serta mencatatkan nama di Piala Super Franz Beckenbauer dan Liga Champions.
"Kami memiliki hubungan yang sangat baik," ujar Guirassy. "Terkadang ketika saya tidak bermain, saya memberi saran kepadanya, dan sebaliknya. Sepak bola itu seperti ini: suatu hari saya mencetak gol, hari lain orang lain. Lebih baik kami saling mendorong untuk berkembang dan tim yang menuai hasilnya."
Kovač menyadari pentingnya kompetisi internal. Menurutnya, persaingan sehat mencegah pemain terlena dan menjaga ketajaman tim. "Kompetisi membuat segalanya tetap hidup. Jika tidak ada kompetisi, Anda akan bersantai, berpuas diri, dan hasilnya tidak sesuai harapan," tuturnya.
Di kubu Stuttgart, situasi sedikit berbeda. Deniz Undav, yang menjadi top skor Jerman di Piala Dunia 2026 dengan tiga gol, justru belum mencetak gol untuk klub sejak Mei. Meski demikian, pelatih Sebastian Hoeneß tetap percaya pada penyerangnya. "Kepercayaan dirinya akan kembali. Saya tidak ragu sama sekali. Deniz akan mencetak gol lagi dan menjadi penentu pertandingan untuk kami," kata Hoeneß usai kemenangan 3-1 atas Viking di Liga Champions, di mana Undav menyumbang dua assist. Menariknya, Undav punya rekor apik melawan Dortmund: enam gol, lebih banyak daripada lawan lainnya, termasuk hat-trick pada November lalu. Laga ini bisa menjadi momen kebangkitan baginya.
Sementara itu, Ermedin Demirović menjadi penyelamat sementara dengan empat gol dari lima penampilan. Kedatangan Dženan Pejčinović dari Wolfsburg menambah persaingan di lini depan. Pejčinović, yang mencetak 12 gol di semua kompetisi musim lalu, telah menarik perhatian pelatih timnas Jerman, Jürgen Klopp. Meski belum mencetak gol di Bundesliga untuk Stuttgart, ia mencetak hat-trick di Piala DFB dan berpeluang dipanggil ke timnas U21 Jerman.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, laga ini menjadi tontonan wajib untuk mengukur kualitas lini depan kedua tim. Dortmund yang sedang on fire akan menguji ketahanan pertahanan Stuttgart, sementara Stuttgart berusaha memanfaatkan rekor Undav melawan Dortmund. Pertandingan ini juga bisa menjadi ajang pembuktian bagi pemain-pemain yang tengah bersaing memperebutkan tempat di timnas masing-masing, terutama jelang jadwal internasional. Tidak heran jika laga ini diprediksi berjalan sengit dan penuh gol.
Dengan sederet talenta menyerang di kedua kubu, Sabtu malam nanti berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menghibur di pekan ini. Dortmund ingin menjaga rekor sempurna, sementara Stuttgart berambisi mengembalikan ketajaman. Akankah Guirassy dan Silva kembali bersinar, atau justru Undav yang pecah telur? Jawabannya akan terlihat di lapangan.



