Kane Cetak Dua Gol, Bayern Munich Lumat Osnabrück 4-1 di Piala DFB
Baca dalam 60 detik
- Bayern Munich menang telak 4-1 atas Osnabrück di babak pertama Piala DFB, dengan Harry Kane mencetak dua gol.
- Kemenangan ini menegaskan dominasi Bayern di kompetisi domestik Jerman, sekaligus menguji kedalaman skuad asuhan Vincent Kompany.
- Langkah Bayern ke babak kedua memperpanjang rekor mereka sebagai juara bertahan, dengan Kane kini mengoleksi 148 gol dalam 150 penampilan.

Harry Kane menjadi bintang kemenangan Bayern Munich saat juara bertahan Piala DFB menaklukkan tuan rumah Osnabrück dengan skor telak 4-1 pada laga babak pertama, Jumat dini hari WIB. Dua gol Kane memastikan langkah tim asuhan Vincent Kompany melaju mulus ke putaran kedua, meski sempat tertinggal lebih dulu oleh gol spektakuler tuan rumah di menit kelima.
Bermain di Stadion Bremer Brücke, Osnabrück yang berkompetisi di Bundesliga 2 tampil percaya diri setelah kemenangan 1-0 atas Bochum akhir pekan lalu. Mereka bahkan mengejutkan publik dengan gol voli luar biasa dari jarak 30 meter yang dilesakkan Meißner pada menit kelima, memanfaatkan umpan panjang yang jatuh tepat di kakinya. Gol tersebut sempat membuat pendukung tuan rumah bergemuruh, namun keunggulan itu hanya bertahan 13 menit.
Bayern yang melakukan lima pergantian pemain dari laga pembuka Bundesliga melawan Stuttgart segera merespons. Pada menit ke-18, Kane menyamakan kedudukan setelah sundulan Robin Fabinski gagal diantisipasi dengan baik, bola justru jatuh ke arah striker asal Inggris itu. Enam menit kemudian, giliran Tom Bischof yang membawa Bayern berbalik unggul. Berawal dari umpan terobosan Michael Olise kepada Luis Díaz, kiper Jonas Krumrey mampu menahan tembakan pemain asal Kolombia itu, namun Bischof yang berada di posisi tepat langsung menceploskan bola rebound ke gawang kosong.
Memasuki babak kedua, Bayern semakin mendominasi. Osnabrück nyaris tidak mendapat peluang, bahkan gagal melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang. Pada menit ke-73, Olise yang mendapat umpan dari pemain pengganti Lennart Karl menunjukkan kelasnya dengan melewati hadangan Fabinski di dalam kotak penalti sebelum melepaskan finishing halus yang menaklukkan Krumrey. Skor berubah menjadi 3-1.
Empat menit sebelum waktu normal berakhir, wasit menunjuk titik putih setelah Aleksandar Pavlović dijatuhkan Jannik Müller di area terlarang. Kane yang menjadi eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk melengkapi brace-nya. Tendangannya ke sudut bawah gawang mengecoh Krumrey yang bergerak ke arah berlawanan. Gol ini sekaligus menjadi gol ke-148 Kane bersama Bayern dalam 150 penampilan, sebuah catatan yang menegaskan ketajamannya sejak bergabung dari Tottenham Hotspur.
Bagi pengamat sepak bola Jerman, kemenangan ini bukan sekadar lolos ke babak berikutnya. Lebih dari itu, laga ini menjadi ujian nyata bagi kedalaman skuad Bayern di bawah kepemimpinan Vincent Kompany. Rotasi besar-besaran yang dilakukan pelatih asal Belgia itu menunjukkan bahwa ia percaya pada kualitas pemain pelapisnya. Nama-nama seperti Jonas Urbig, Josip Stanišić, Jonathan Tah, Ismael Saibari, dan Tom Bischof yang tampil sejak awal mampu menjawab kepercayaan tersebut dengan performa solid.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Osnabrück. Meski harus tersingkir, penampilan mereka di babak pertama patut diacungi jempol. Gol voli Meißner akan dikenang sebagai salah satu momen indah di Piala DFB musim ini. Namun, realitas kualitas dan pengalaman Bayern pada akhirnya terlalu berat untuk ditandingi.
Bagi publik Indonesia, laga ini menarik untuk disimak karena memperlihatkan bagaimana klub-klub Eropa mengelola kompetisi domestik di tengah padatnya jadwal. Rotasi pemain seperti yang dilakukan Kompany menjadi strategi umum untuk menjaga kebugaran pemain inti, sebuah pelajaran yang bisa diadaptasi oleh klub-klub Indonesia dalam menghadapi kompetisi yang semakin kompetitif.
Dengan hasil ini, Bayern Munich melaju ke babak kedua Piala DFB dengan modal kepercayaan diri tinggi. Pertanyaan besarnya, akankah Kane dan kawan-kawan mampu mempertahankan gelar juara dan menambah koleksi trofi mereka musim ini? Atau justru akan ada kejutan dari tim kuda hitam di babak-babak selanjutnya? Kita tunggu saja.



