Arsenal Alihkan Target ke Julian Alvarez Setelah Gagal Dapatkan Malick Fofana
Baca dalam 60 detik
- Arsenal kehilangan Malick Fofana yang memilih bergabung dengan Sunderland, memaksa klub mencari opsi lain di hari terakhir bursa transfer.
- Julian Alvarez dari Atletico Madrid menjadi kandidat utama, dengan nilai transfer diperkirakan menembus 100 juta poundsterling.
- Kedatangan Alvarez dinilai bisa melengkapi lini serang Arsenal dan menjadi pembeda dalam perebutan gelar Premier League.

Arsenal harus mengalihkan rencana perburuan pemain di hari terakhir bursa transfer musim panas setelah gagal mengamankan tanda tangan winger Lyon, Malick Fofana. Klub asal London utara itu kini dikabarkan mengarahkan bidikan ke bintang Atletico Madrid, Julian Alvarez, sebagai solusi darurat untuk memperkuat lini serang.
Kabar ini muncul setelah Sunderland secara mengejutkan memenangkan perlombaan untuk mendapatkan Fofana dengan kesepakatan senilai 25 juta poundsterling. Padahal, The Gunners sempat melakukan pembicaraan langsung antara pelatih Mikel Arteta dan pemain asal Belgia tersebut. Chelsea dan Everton juga disebut sempat mengajukan penawaran, namun langkah Sunderland yang lebih agresif membuat mereka keluar sebagai pemenang.
Kehilangan Fofana mungkin terasa pahit bagi pendukung Arsenal, namun beberapa analis menilai bahwa keputusan Sunderland justru menguntungkan Arteta. Fofana melewatkan 26 pertandingan musim lalu karena cedera, dan catatan produktivitasnya dianggap belum cukup untuk bersaing di Premier League. Dalam 100 penampilannya bersama Lyon sejak Januari 2024, ia hanya mencetak 19 gol, angka yang dinilai kurang meyakinkan untuk tim yang mengincar gelar juara.
Di sisi lain, Arsenal kini menghadapi situasi kritis dengan kurang dari 12 jam tersisa sebelum bursa ditutup. Kepergian Gabriel Martinelli ke Al Hilal yang akan segera diumumkan semakin memperkuat kebutuhan akan tambahan pemain depan. Klub telah gagal mendapatkan sejumlah target utama, namun tampaknya mereka masih menyimpan satu upaya terakhir untuk memboyong Alvarez.
Jurnalis Alex Crook dari talkSPORT mengungkapkan bahwa Atletico Madrid telah menegaskan sejak awal musim panas bahwa mereka tidak akan menjual Alvarez ke Barcelona. Namun, Arsenal siap menunggu jika sang pemain memberikan sinyal ingin kembali ke Premier League. Nilai transfernya diperkirakan menembus 100 juta poundsterling, angka yang besar namun dianggap sepadan dengan kualitas yang dimiliki pemain Argentina tersebut.
Statistik musim lalu menunjukkan keunggulan Alvarez dalam berbagai aspek. Ia mencatatkan 12 kontribusi gol dalam 29 penampilan liga, serta mencetak 10 gol di Liga Champions. Kemampuannya menciptakan peluang juga impresif, dengan rata-rata 2,2 peluang per 90 menit, menempatkannya di enam persen terbaik pemain di liga top Eropa. Selain itu, ia sukses melakukan 1,3 dribel sukses per 90 menit, dan akurasi umpan silangnya mencapai 32 persen.
Keputusan Alvarez untuk kembali ke Inggris masih menjadi tanda tanya besar. Ia sempat merasakan atmosfer Premier League bersama Manchester City sebelum pindah ke Atletico. Keengganannya untuk kembali menjadi penghalang utama, namun Arteta diyakini memiliki kemampuan untuk meyakinkan pemain berusia 26 tahun itu. Jika berhasil, langkah ini akan melengkapi teka-teki lini serang Arsenal dan memberi mereka keunggulan signifikan dalam mempertahankan gelar juara.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Arsenal di bursa transfer ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan betapa dinamisnya pasar pemain Eropa. Keputusan Sunderland merekrut Fofana juga menjadi contoh bagaimana klub dengan dana terbatas bisa bersaing dengan klub besar. Pertanyaannya, akankah Arsenal berhasil mengamankan Alvarez sebelum tenggat waktu, atau mereka harus puas dengan skuad yang ada? Jawabannya akan segera terungkap dalam hitungan jam.



