McTominay Jalani Prosedur Jantung, Napoli Kehilangan Gelandang Andalan Hingga Oktober
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Napoli, Scott McTominay, akan menjalani prosedur jantung ringan dan dipastikan absen hingga jeda internasional September.
- Keputusan ini diambil setelah ditemukan aritmia jinak, memaksa pemain asal Skotlandia itu melewatkan laga krusial melawan Inter dan Arsenal.
- Napoli optimistis McTominay kembali memperkuat tim pada 10 Oktober, saat Serie A bergulir kembali setelah jeda internasional.

Napoli harus rela kehilangan salah satu motor lini tengahnya, Scott McTominay, untuk beberapa pekan ke depan. Klub Serie A itu mengonfirmasi bahwa gelandang asal Skotlandia tersebut akan menjalani prosedur jantung ringan akibat aritmia jinak, sebuah kondisi yang tidak mengancam nyawa namun memerlukan penanganan medis. Kepastian ini diumumkan pada Selasa (24/9) waktu setempat, dan langsung memicu kekhawatiran di kalangan pendukung Partenopei mengingat padatnya jadwal kompetisi.
McTominay, yang baru bergabung dari Manchester United pada 2024 dengan nilai transfer 30 juta euro, sebenarnya tampil penuh semangat di awal musim ini. Pada laga terakhir melawan Como, ia bahkan menjadi starter sebelum ditarik keluar pada menit ke-56. Namun, hasil pemeriksaan medis rutin mengungkap adanya kelainan irama jantung yang meski jinak, tetap memerlukan tindakan korektif. Prosedur ini membuatnya dipastikan absen dalam empat pertandingan ke depan di semua kompetisi, termasuk duel penting kontra Inter Milan dan Arsenal di ajang Liga Champions.
Kabar ini tentu menjadi pukulan tersendiri bagi pelatih Antonio Conte yang tengah meramu strategi untuk bersaing di papan atas Serie A. Kehilangan McTominay di tengah padatnya jadwal bukan perkara sepele. Sejak tiba di Naples, pemain berusia 27 tahun itu telah menjadi sosok kunci di lini tengah, dengan catatan impresif: 27 gol dan 10 assist dalam 82 penampilan di semua kompetisi. Angka tersebut menunjukkan kontribusinya yang besar, baik dalam bertahan maupun menyerang.
Melalui unggahan di Instagram, McTominay mencoba menenangkan para penggemar. "Sampai jumpa lagi, Napoli; aku tidak akan lama," tulisnya, disertai foto dirinya di pusat latihan dengan bola di tangan. Pesan singkat ini langsung dibanjiri respons, termasuk dari rekan setimnya di Manchester United, Rasmus Hojlund, yang memberikan komentar berupa emoji hati. Sikap optimistis McTominay ini diharapkan bisa meredakan kecemasan suporter yang khawatir kondisinya akan berkepanjangan.
Dari sisi medis, aritmia jinak memang umum terjadi pada atlet dan sering kali tidak menimbulkan gejala berarti. Namun, tindakan pencegahan seperti yang dijalani McTominay adalah prosedur standar untuk memastikan tidak ada risiko yang lebih serius di kemudian hari. Napoli sendiri menyatakan keyakinannya bahwa pemain internasional Skotlandia itu akan kembali fit pada 10 Oktober, tepat saat Serie A bergulir kembali setelah jeda internasional dua pekan. Jika sesuai jadwal, McTominay hanya akan melewatkan empat laga, tetapi dampaknya bisa terasa besar mengingat lawan-lawan yang dihadapi.
Bagi pengamat sepak bola, kasus ini menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin bagi atlet profesional. Di Indonesia, kesadaran akan hal ini juga mulai meningkat, terutama setelah beberapa kasus mendadak di lapangan. Federasi dan klub-klub di Tanah Air diharapkan bisa meniru langkah preventif seperti yang dilakukan Napoli, demi menjaga kesehatan pemain dan mengurangi risiko yang tidak diinginkan. Kejadian ini juga menjadi pengingat bahwa di balik gemerlapnya sepak bola, aspek medis tetap menjadi prioritas utama.
Kehilangan McTominay tentu akan diuji oleh kedalaman skuad Napoli. Conte harus mencari pengganti yang tepat, baik dengan memainkan pemain pelapis maupun merotasi taktik. Pertandingan melawan Inter di Serie A dan Arsenal di Liga Champions akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ketahanan tim. Apakah Napoli mampu melewati masa sulit ini tanpa kehilangan poin penting? Atau justru absennya McTominay akan menjadi celah yang dimanfaatkan lawan? Semua akan terjawab dalam beberapa pekan ke depan.



